Update: Senin, 5 Oktober 2026

SKRN

PT. Superkrane Mitra Utama Tbk.

Rp 390
-5.80%
Volume
4.027 lot
MA 5
408
MA 20
412
RSI
37.93
High
420
Low
380
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.52%
Support (10d)
380
Resistance (10d)
470
Volume Trend (10d)
-56.8%
Score
40
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
0.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (37.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 92 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SKRN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp380, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp470.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 380, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Tax-Loss Harvesting: Mengubah Kerugian Saham Menjadi Keuntungan Pajak

Dalam dunia saham, tidak ada investor yang kebal terhadap kerugian. Saham yang Anda beli dengan penuh keyakinan tiba-tiba anjlok karena krisis ekonomi, kesalahan manajemen emiten, atau sentimen negatif pasar. Rasanya sakit, baik secara finansial maupun emosional. Namun, tahukah Anda bahwa kerugian saham tersebut bisa menjadi senjata rahasia untuk mengurangi beban pajak Anda? Strategi ini bernama Tax-Loss Harvesting – sebuah praktik yang sudah umum digunakan oleh investor cerdas di pasar maju, namun masih jarang diketahui dan dimanfaatkan oleh investor ritel di Indonesia. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu tax-loss harvesting, bagaimana cara kerjanya dalam konteks saham yang rugi, aturan pajak yang berlaku di Indonesia, serta langkah-langkah praktis menerapkannya tanpa melanggar regulasi. Apa Itu Tax-Loss Harvesting? Tax-Loss Harvesting adalah strategi menjual aset (dalam hal ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  2. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  3. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  4. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  5. Rasio Inventory Turnover: Mengukur Efisiensi Persediaan Perusahaan
  6. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  7. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  8. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  9. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  10. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi

TradingView Chart - SKRN