Update: Senin, 5 Oktober 2026

INET

PT. Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.

Rp 266
+1.53%
Volume
2.090.610 lot
MA 5
268
MA 20
313
RSI
28.79
High
268
Low
258
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.21%
Support (10d)
258
Resistance (10d)
332
Volume Trend (10d)
-32.6%
Score
30
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-19.39 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.8) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -159.639 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INET saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.21%. Area support terdekat berada di sekitar Rp258, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp332.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 245 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kita sudah akrab dengan pola-pola populer seperti Doji, Hammer, atau Engulfing. Namun, ada pola-pola langka yang jarang dibahas padahal memiliki akurasi yang cukup menarik. Salah satunya adalah Ladder Bottom atau "Dasar Tangga". Dinamakan demikian karena bentuknya seperti tangga yang menurun lalu berbalik naik. Pola ini adalah sinyal pembalikan bullish yang muncul di akhir downtrend panjang, memberi sinyal bahwa penjual sudah kehabisan tenaga dan pembeli siap mengambil alih. Mari kita bedah pola lima candlestick yang langka namun powerful ini. Apa Itu Ladder Bottom? Ladder Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal) yang terdiri dari lima candlestick dan muncul setelah downtrend yang sudah berlangsung cukup lama. Pola ini termasuk dalam kategori multi candlestick yang cukup kompleks . Nama "Ladder" (tangga) diambil...

Artikel menarik lainnya:

  1. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  2. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  3. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  4. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  5. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  6. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  7. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  8. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  9. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  10. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham

TradingView Chart - INET