Update: Selasa, 9 Juni 2026

INET

PT. Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.

Rp 183
+16.56%
Volume
3.210.806 lot
MA 5
177
MA 20
240
RSI
26.29
High
183
Low
153
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.93%
Support (10d)
148
Resistance (10d)
244
Volume Trend (10d)
-11.0%
Score
80
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-44.55 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (26.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 219.829 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham INET saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 26.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp148, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp244.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 183 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 210 - 229 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 174 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham

Warren Buffett, salah seorang investor terbesar dunia, pernah berulang kali menegaskan dalam suratnya kepada pemegang saham: "Ketika saya meninggal nanti, wasiat saya akan menitipkan 90% uang istri saya ke dalam index fund." Pernyataan dari maestro investasi tersebut bukanlah isapan jempol belaka. Index fund telah terbukti menjadi metode investasi yang paling rasional, biaya rendah, dan efektif bagi kebanyakan orang — termasuk mereka yang tidak punya waktu atau keahlian untuk menganalisis saham satu per satu. Apa Itu Index Fund? Index fund adalah jenis reksa dana atau ETF (Exchange Traded Fund) yang dirancang untuk meniru kinerja indeks pasar saham tertentu. Indeks sendiri adalah kumpulan saham yang mewakili suatu pasar, misalnya IHSG (Indonesia), S&P 500 (AS), atau LQ45 (45 saham likuid di Indonesia). Alih-alih memilih saham mana yang akan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  2. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  3. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  4. Rasio Restrukturisasi Utang: Detektor Dini Perusahaan yang Hampir Bangkrut atau Peluang Investasi?
  5. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  6. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  7. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  8. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  9. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  10. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume

TradingView Chart - INET