Update: Jumat, 22 Mei 2026

RBMS

PT. Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk.

Rp 70
+9.38%
Volume
169.609 lot
MA 5
70
MA 20
69
RSI
52.00
High
70
Low
58

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.46%
Support (10d)
58
Resistance (10d)
79
Volume Trend (10d)
+8.5%
Score
65
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
45.83 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RBMS saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp58, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp79.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 71 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 77 - 81 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 65 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga

Tidak ada satu pun investor di dunia ini yang tidak pernah mengalami kerugian. Warren Buffett pernah rugi miliaran dolar. Peter Lynch pernah membeli saham yang harganya turun 50%. Semua nama besar di dunia investasi memiliki lemari berisi pakaian kegagalan. Yang membedakan mereka dari investor biasa bukanlah kemampuan menghindari kerugian. Itu tidak mungkin. Yang membedakan adalah kemampuan menerima kerugian sebagai biaya belajar—bukan sebagai kegagalan permanen atau luka ego yang tak tersembuhkan. Artikel ini akan membahas psikologi di balik rasa sakit akibat kerugian, dan bagaimana Anda bisa mengubah perspektif sehingga setiap kerugian justru menjadi batu loncatan menuju investor yang lebih baik. 1. Mengapa Kerugian Terasa Begitu Menyakitkan? Sebelum belajar menerima kerugian, kita perlu memahami mengapa otak kita bereaksi begitu keras terhadap kehilangan uang. Ilmu perilaku keuangan menyebut...

Artikel menarik lainnya:

  1. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  2. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  3. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  4. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  5. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  6. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  7. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  8. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  9. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  10. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume

TradingView Chart - RBMS