Update: Senin, 6 Juli 2026

RBMS

PT. Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk.

Rp 56
-3.45%
Volume
814.446 lot
MA 5
56
MA 20
56
RSI
48.08
High
60
Low
56
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
5.81%
Support (10d)
53
Resistance (10d)
85
Volume Trend (10d)
+172.8%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-21.13 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 4.473 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RBMS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp53, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp85.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 57 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 62 - 64 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 52 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan

Dalam dunia saham, sektor asuransi sering kali dianggap lebih rumit dibandingkan perbankan. Salah satu penyebabnya adalah banyaknya rasio unik yang tidak ditemukan di sektor lain. Bagi investor yang ingin memburu saham perusahaan asuransi jiwa atau asuransi kesehatan umum, ada satu rasio yang tidak boleh dilewatkan: Rasio Biaya Medis (Medical Expense Ratio). Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu rasio biaya medis, mengapa ia menjadi penentu profitabilitas perusahaan asuransi kesehatan, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat seleksi saham. Apa Itu Rasio Biaya Medis? Rasio Biaya Medis (Medical Expense Ratio) adalah rasio yang mengukur seberapa besar premi yang terkumpul dari nasabah asuransi kesehatan harus dibayarkan kembali untuk klaim medis. Dengan kata lain, rasio ini menunjukkan proporsi pendapatan premi yang “bocor” untuk membiayai pengobatan, rawat inap, operasi, dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  2. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  3. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  4. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  5. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  6. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  7. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  8. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  9. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  10. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi

TradingView Chart - RBMS