Update: Jumat, 11 September 2026

SMBR

PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Rp 172
-1.71%
Volume
50.912 lot
MA 5
175
MA 20
172
RSI
51.56
High
175
Low
169
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.87%
Support (10d)
160
Resistance (10d)
208
Volume Trend (10d)
+609.0%
Score
50
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
6.83 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.307 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMBR saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp160, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp208.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 160, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?

Ketika Anda membeli saham sebuah perusahaan, Anda sebenarnya ikut menanamkan modal pada seluruh proyek dan operasi bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut. Pertanyaan besarnya: berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga investasi Anda kembali dari hasil bisnis perusahaan? Dalam dunia analisis fundamental saham, jawaban atas pertanyaan ini bisa didekati dengan konsep Payback Period. Meskipun lebih sering digunakan untuk mengevaluasi proyek internal perusahaan, memahami payback period akan membuat Anda menjadi investor yang lebih cerdas dalam menilai efisiensi alokasi modal emiten. Artikel ini akan membahas apa itu payback period, bagaimana cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya sebagai alat bantu analisis saham. Apa Itu Payback Period? Payback period adalah jangka waktu yang diperlukan agar arus kas masuk kumulatif dari suatu investasi atau proyek sama besarnya dengan dana yang telah dikeluarkan di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  2. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  3. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  4. Working Capital Turnover: Seberapa Efisien Perusahaan Mengelola Modal Kerja?
  5. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  6. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  7. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  8. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  9. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  10. Delta Divergence dan CVD: Senjata Baru untuk Membaca Dominasi Pasar

TradingView Chart - SMBR