Update: Senin, 5 Oktober 2026

SMBR

PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Rp 150
+2.04%
Volume
16.891 lot
MA 5
150
MA 20
164
RSI
34.92
High
151
Low
147
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.61%
Support (10d)
144
Resistance (10d)
173
Volume Trend (10d)
-68.8%
Score
35
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-11.76 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.9)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.415 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMBR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp144, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp173.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 137 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola memiliki nama yang mudah diingat karena menyerupai bentuk geometris atau benda sehari-hari. Namun, ada satu pola dengan nama yang cukup unik dan deskriptif: Bump and Run (BARR) – pola di mana harga "menabrak" (bump) lalu "berlari" (run) ke arah sebaliknya. Pola Bump and Run pertama kali dikembangkan oleh Thomas Bulkowski, seorang penulis terkenal di bidang analisis teknikal. Pola ini tergolong jarang muncul, tetapi ketika terbentuk, ia mampu memberikan sinyal pembalikan yang sangat kuat, baik bullish maupun bearish. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Bump and Run (BARR), mulai dari karakteristik, tiga fase utamanya, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Bump and Run (BARR)? Bump and Run (BARR) adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Burn Rate: Detak Jantung Keuangan Startup Sebelum Tumbang
  2. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  3. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  4. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  5. Exhaustion Gap: Tanda Terakhir Sebelum Tren Berbalik Arah
  6. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  7. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  8. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  9. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  10. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana

TradingView Chart - SMBR