Update: Senin, 6 Juli 2026

SMBR

PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Rp 151
+0.67%
Volume
9.130 lot
MA 5
147
MA 20
150
RSI
42.50
High
152
Low
147
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.00%
Support (10d)
141
Resistance (10d)
167
Volume Trend (10d)
+0.1%
Score
30
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-13.22 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (42.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.427 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMBR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 42.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp141, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp167.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 134 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick sering kali menggambarkan pertarungan psikologis antara pembeli dan penjual. Salah satu pola yang secara visual paling jelas menggambarkan "pertarungan sengit" ini adalah Counterattack Line. Pola ini unik karena kedua lilin memiliki panjang yang hampir sama tetapi dengan arah yang berlawanan, dan yang terpenting: penutupan kedua lilin berada pada level yang sama. Ini seperti dua petinju saling mendaratkan pukulan keras dan berakhir dengan skor imbang di akhir ronde. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola Counterattack Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, psikologi di baliknya, serta cara memanfaatkannya dalam trading saham. Apa Itu Pola Counterattack Line? Counterattack Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin dan termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern). Namanya diambil dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  2. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  3. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  4. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  5. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  6. The Reversal Day: Mirip Key Reversal Day dengan Volume Spesifik
  7. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  8. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  9. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  10. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan

TradingView Chart - SMBR