Update: Jumat, 22 Mei 2026

SMBR

PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Rp 165
+0.61%
Volume
19.723 lot
MA 5
174
MA 20
202
RSI
5.97
High
167
Low
159

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.52%
Support (10d)
159
Resistance (10d)
204
Volume Trend (10d)
-21.3%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-25.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (6.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6.067 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMBR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 6.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp159, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp204.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 204 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 224, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 159 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham

Warren Buffett, salah seorang investor terbesar dunia, pernah berulang kali menegaskan dalam suratnya kepada pemegang saham: "Ketika saya meninggal nanti, wasiat saya akan menitipkan 90% uang istri saya ke dalam index fund." Pernyataan dari maestro investasi tersebut bukanlah isapan jempol belaka. Index fund telah terbukti menjadi metode investasi yang paling rasional, biaya rendah, dan efektif bagi kebanyakan orang — termasuk mereka yang tidak punya waktu atau keahlian untuk menganalisis saham satu per satu. Apa Itu Index Fund? Index fund adalah jenis reksa dana atau ETF (Exchange Traded Fund) yang dirancang untuk meniru kinerja indeks pasar saham tertentu. Indeks sendiri adalah kumpulan saham yang mewakili suatu pasar, misalnya IHSG (Indonesia), S&P 500 (AS), atau LQ45 (45 saham likuid di Indonesia). Alih-alih memilih saham mana yang akan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  2. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  3. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  4. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  5. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  6. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  7. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  8. Biaya Transaksi Saham: Beli, Jual, dan Pajak — Panduan Lengkap Investor Pemula
  9. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  10. Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi

TradingView Chart - SMBR