Update: Jumat, 9 Oktober 2026

SMDM

PT. Suryamas Dutamakmur Tbk.

Rp 464
-1.28%
Volume
196 lot
MA 5
475
MA 20
506
RSI
21.55
High
480
Low
448
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.57%
Support (10d)
448
Resistance (10d)
555
Volume Trend (10d)
+74.4%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-15.64 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (21.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 34 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMDM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 21.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.57%. Area support terdekat berada di sekitar Rp448, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp555.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 555 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 611, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 448 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan

Dalam dunia investasi saham, Anda sering mendengar istilah Capex atau Capital Expenditure. Capex adalah dana yang dikeluarkan perusahaan untuk membeli, memelihara, atau meningkatkan aset tetap seperti properti, pabrik, teknologi, atau peralatan. Namun tidak semua Capex diciptakan sama. Ada dua jenis Capex dengan karakteristik dan implikasi yang sangat berbeda bagi investor: Maintenance Capex (Capex Pemeliharaan) Growth Capex (Capex Pertumbuhan/Ekspansi) Membedakan keduanya adalah salah satu keterampilan paling penting namun sering diabaikan dalam analisis fundamental. Sebuah perusahaan bisa mengeluarkan Capex besar-besaran, tetapi jika sebagian besar adalah maintenance, maka sebenarnya perusahaan hanya berjuang untuk tetap di tempat. Sebaliknya, perusahaan dengan growth capex yang cerdas sedang membangun masa depan. Artikel ini akan membahas secara mendalam perbedaan keduanya dan bagaimana investor cerdas menganalisisnya. Apa Itu Capex (Capital Expenditure)? Sebelum membedakan, mari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  2. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  3. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  4. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  5. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  6. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  7. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  8. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  9. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  10. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi

TradingView Chart - SMDM