Update: Jumat, 5 Juni 2026

SMDM

PT. Suryamas Dutamakmur Tbk.

Rp 450
-3.43%
Volume
294 lot
MA 5
484
MA 20
558
RSI
15.95
High
478
Low
450
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.19%
Support (10d)
444
Resistance (10d)
590
Volume Trend (10d)
-71.5%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-29.69 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 45 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMDM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp444, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp590.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 590 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 649, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 444 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berusaha mengukur kekuatan tren — tetapi kebanyakan dari mereka hanya melihat harga penutupan. Bagaimana dengan pergerakan harga di dalam periode itu sendiri? Apakah tren naik yang terjadi karena pergerakan yang konsisten setiap hari berbeda dengan tren naik yang terjadi dengan pergerakan yang liar? Vortex Indicator menjawab pertanyaan ini. Dikembangkan oleh Etienne Botes dan Douglas Siepman, indikator ini mengukur arah tren dengan menganalisis pergerakan harga dari periode ke periode — bukan hanya dari close ke close, tetapi dari high ke high dan low ke low. Hasilnya adalah dua garis: VI+ (Vortex positif) dan VI- (Vortex negatif), yang saling bersilangan untuk memberikan sinyal beli dan jual. Bagi trader yang ingin memahami "pusaran" pergerakan pasar, Vortex Indicator adalah alat yang unik dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Falling Broadening Wedge: Pola Ekspansi yang Menjadi Kontraksi
  2. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  3. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  4. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  5. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  6. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  7. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  8. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  9. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  10. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi

TradingView Chart - SMDM