Update: Kamis, 20 Agustus 2026

SMDM

PT. Suryamas Dutamakmur Tbk.

Rp 555
+1.83%
Volume
505 lot
MA 5
555
MA 20
562
RSI
53.85
High
555
Low
535
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.19%
Support (10d)
535
Resistance (10d)
570
Volume Trend (10d)
-35.7%
Score
25
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
1.83 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMDM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.19%. Area support terdekat berada di sekitar Rp535, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp570.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 508 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Trading Saham Reguler vs Cash Market: Panduan Lengkap untuk Pemula

Saat pertama kali membuka aplikasi trading, Anda mungkin melihat beberapa pilihan pasar: Pasar Reguler dan Pasar Tunai (Cash Market). Apa bedanya? Apakah Anda harus memilih salah satu? Mana yang lebih baik untuk pemula? Banyak investor pemula tidak menyadari bahwa ada dua mekanisme perdagangan saham yang berbeda di Bursa Efek Indonesia (BEI). Padahal, perbedaan ini sangat penting karena berdampak langsung pada kapan dana Anda tersedia dan kapan Anda bisa menarik uang hasil penjualan saham. Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan antara Pasar Reguler dan Pasar Tunai, mulai dari definisi, mekanisme penyelesaian transaksi (settlement), waktu perdagangan, hingga kelebihan dan kekurangan masing-masing. Setelah membaca artikel ini, Anda tidak akan bingung lagi ketika harus memilih jenis pasar dalam transaksi saham. Bagian 1: Tiga Segmen Pasar di Bursa Efek...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  2. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  3. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  4. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  5. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  6. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  7. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  8. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  9. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  10. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi

TradingView Chart - SMDM