Update: Jumat, 24 Juli 2026

CENT

PT. Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk.

Rp 84
+1.20%
Volume
33.418 lot
MA 5
83
MA 20
76
RSI
70.59
High
85
Low
82
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.17%
Support (10d)
71
Resistance (10d)
89
Volume Trend (10d)
+361.6%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
7.69 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (70.6) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.320 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CENT saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 70.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp71, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp89.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 71, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public

Setiap kali mendengar berita bahwa sebuah perusahaan akan go public, publik biasanya antusias. Ada perusahaan teknologi yang tiba-tiba menjadi sorotan, ada pula perusahaan rintisan yang pendirinya langsung menjadi miliarder dalam semalam. Di balik itu semua, ada istilah kunci yang mendasarinya: IPO. Apa sebenarnya IPO itu? Mengapa perusahaan rela membuka kepemilikan mereka ke publik? Apakah IPO selalu menguntungkan bagi investor? Artikel ini akan membahas tuntas tentang IPO, dari definisi, proses, keuntungan dan risiko, hingga tip bagi investor yang ingin berpartisipasi. Apa Itu IPO? IPO (Initial Public Offering) adalah proses pertama kali perusahaan menjual sahamnya kepada publik (masyarakat umum) melalui bursa efek. Sebelum IPO, perusahaan bersifat private (tertutup), artinya sahamnya hanya dimiliki oleh pendiri, keluarga, investor ventura, dan karyawan kunci. Setelah IPO, perusahaan menjadi public (terbuka) dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  2. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  3. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  4. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  5. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  6. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  7. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  8. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  9. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  10. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan

TradingView Chart - CENT