Update: Jumat, 11 September 2026

SOCI

PT. Soechi Lines Tbk.

Rp 650
0.00%
Volume
188.829 lot
MA 5
660
MA 20
581
RSI
69.81
High
670
Low
610
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.24%
Support (10d)
545
Resistance (10d)
730
Volume Trend (10d)
+92.2%
Score
80
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
47.73 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 11.903 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SOCI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.24%. Area support terdekat berada di sekitar Rp545, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp730.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 650 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 748 - 813 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 618 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil

Ada sebuah fenomena aneh yang dialami banyak investor. Di pagi hari, saat pasar baru buka, mereka merasa jernih dan percaya diri. Analisis terasa tajam. Keputusan terasa tepat. Tapi menjelang siang, atau setelah melakukan lima atau enam kali transaksi, semuanya berubah. Grafik yang tadinya jelas kini terlihat membingungkan. Keputusan terasa terburu-buru. Dan sering kali, kesalahan terbesar terjadi di jam-jam terakhir sesi perdagangan. Ini bukan kebetulan. Ini adalah kelelahan keputusan atau decision fatigue—penurunan kualitas keputusan setelah seseorang membuat terlalu banyak keputusan dalam rentang waktu tertentu. Artikel ini akan membahas bagaimana decision fatigue bekerja dalam konteks saham, mengapa ini sangat berbahaya bagi investor ritel, dan yang terpenting, bagaimana cara mengelolanya agar Anda tidak menjadi korban dari kelelahan yang tidak disadari. 1. Apa Itu Decision Fatigue? Memahami Baterai Mental...

Artikel menarik lainnya:

  1. Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami
  2. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  3. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  4. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  5. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  6. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  7. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  8. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  9. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  10. Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi

TradingView Chart - SOCI