Update: Kamis, 8 Oktober 2026

ELSA

PT. Elnusa Tbk.

Rp 635
-0.78%
Volume
63.610 lot
MA 5
636
MA 20
675
RSI
31.25
High
650
Low
630
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.68%
Support (10d)
615
Resistance (10d)
685
Volume Trend (10d)
-4.8%
Score
10
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-7.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (31.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -14.902 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ELSA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp615, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp685.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 584 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi

Dalam dunia saham, investor biasanya menyukai perusahaan dengan laba bersih yang besar dan stabil. Namun, ada satu pos beban yang justru bisa menjadi tanda kekuatan masa depan meskipun menekan laba hari ini: Pengeluaran Riset dan Pengembangan (R&D). Perusahaan seperti Amazon, Tesla, atau perusahaan farmasi raksasa menghabiskan miliaran dolar untuk R&D setiap tahun—dan justru itulah yang membuat mereka terus tumbuh. Artikel ini akan membahas apa itu rasio R&D, bagaimana menilainya dalam konteks saham, mengapa R&D tinggi tidak selalu baik, serta cara membedakan perusahaan yang berinvestasi untuk masa depan dengan perusahaan yang sekadar membakar uang. 1. Apa Itu Pengeluaran R&D dan Rasio R&D? Riset dan Pengembangan (Research & Development / R&D) adalah aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan produk baru, meningkatkan produk yang sudah ada, atau menemukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  2. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  3. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka
  4. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  5. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  6. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  7. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  8. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  9. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  10. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

TradingView Chart - ELSA