Update: Rabu, 10 Juni 2026

SPRE

PT. Soraya Berjaya Indonesia Tbk.

Rp 66
0.00%
Volume
44.016 lot
MA 5
65
MA 20
75
RSI
30.95
High
72
Low
65
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.27%
Support (10d)
59
Resistance (10d)
80
Volume Trend (10d)
-32.4%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-34.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (31.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 151 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SPRE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp59, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp80.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 67 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 73 - 76 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 61 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?

Dalam analisis teknikal, sebagian besar alat Fibonacci berfokus pada harga – di level mana support dan resistance berada, di mana target profit, di mana titik entry. Namun, ada satu alat Fibonacci yang berfokus pada aspek yang sama sekali berbeda: waktu. Alat itu adalah Fibonacci Time Zone. Jika retracement dan extension menjawab pertanyaan "di mana", maka Time Zone menjawab pertanyaan "kapan". Kapan harga kemungkinan akan berbalik arah? Kapan momentum penting kemungkinan akan terjadi? Fibonacci Time Zone didasarkan pada keyakinan bahwa waktu antar pergerakan harga yang signifikan cenderung mengikuti rasio Fibonacci. Meskipun tidak sepopuler retracement atau extension, alat ini memiliki basis pengguna yang loyal di kalangan trader yang percaya bahwa waktu adalah siklus, dan siklus dapat diprediksi. Apa Itu Fibonacci Time Zone? Fibonacci Time Zone adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  2. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  3. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  4. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  5. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  6. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  7. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  8. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  9. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  10. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?

TradingView Chart - SPRE