Update: Senin, 6 Juli 2026

SPRE

PT. Soraya Berjaya Indonesia Tbk.

Rp 77
-2.53%
Volume
15.665 lot
MA 5
80
MA 20
78
RSI
47.46
High
83
Low
72
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.86%
Support (10d)
71
Resistance (10d)
91
Volume Trend (10d)
-32.0%
Score
70
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.5)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 366 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SPRE saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.86%. Area support terdekat berada di sekitar Rp71, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp91.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 79 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 85 - 89 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 72 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah membedakan antara sinyal penting dan noise. Setiap hari, harga saham bergerak naik turun dalam fluktuasi kecil yang seringkali tidak bermakna. Namun, bagi mata yang tidak terlatih, fluktuasi ini bisa terlihat seperti peluang atau ancaman. Di sinilah Zig Zag berperan. Zig Zag adalah indikator yang dirancang khusus untuk menyaring fluktuasi harga kecil sehingga hanya pergerakan signifikan yang tersisa. Hasilnya adalah chart yang lebih bersih dengan hanya swing high dan swing low yang penting. Penting untuk dipahami sejak awal: Zig Zag bukanlah indikator prediktif. Ia tidak memberi sinyal beli atau jual, tidak memprediksi ke mana harga akan pergi, dan tidak memberikan target profit. Zig Zag adalah alat untuk melihat struktur pasar dengan lebih jelas. Apa Itu Indikator Zig...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  2. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi
  3. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  4. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  5. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  6. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  7. Kamar Tidur Bukan Command Center: Mengapa Anda Harus Berhenti Trading di Tempat Tidur
  8. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  9. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  10. Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka

TradingView Chart - SPRE