Update: Jumat, 22 Mei 2026

FAST

PT. Fast Food Indonesia Tbk.

Rp 230
-1.71%
Volume
14.457 lot
MA 5
250
MA 20
285
RSI
13.04
High
240
Low
214

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.71%
Support (10d)
214
Resistance (10d)
300
Volume Trend (10d)
+27.5%
Score
35
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-21.77 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (13.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.521 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FAST saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 13.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.71%. Area support terdekat berada di sekitar Rp214, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp300.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 203 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham

Margin trading atau transaksi dengan dana pinjaman dari broker adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, leverage dapat melipatgandakan keuntungan saat harga bergerak sesuai prediksi. Di sisi lain, kesalahan kecil bisa menghapus modal dalam sekejap. Pertanyaan paling kritis yang harus dijawab setiap trader margin adalah: Berapa rasio leverage yang aman? Artikel ini akan membahas bagaimana menentukan batas leverage yang rasional agar Anda tetap bisa bertahan di pasar saham dalam jangka panjang. Memahami Rasio Leverage Leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan ukuran posisi melebihi modal yang Anda miliki. Rasio leverage dinyatakan dalam bentuk perbandingan. Contoh: Modal sendiri Rp100 juta Pinjaman dari broker Rp100 juta Total dana yang bisa digunakan = Rp200 juta Rasio leverage = 2:1 (dibaca "dua banding satu") Artinya, untuk setiap 1 rupiah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  2. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  3. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  4. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  5. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  6. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  7. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  8. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  9. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  10. Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan

TradingView Chart - FAST