Update: Kamis, 20 Agustus 2026

FAST

PT. Fast Food Indonesia Tbk.

Rp 492
+8.85%
Volume
2.081.331 lot
MA 5
480
MA 20
372
RSI
69.70
High
530
Low
422
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.44%
Support (10d)
316
Resistance (10d)
565
Volume Trend (10d)
+806.0%
Score
85
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
69.66 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (69.7)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.538 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FAST saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 69.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.44%. Area support terdekat berada di sekitar Rp316, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp565.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 492 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 566 - 615 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 467 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank

Dalam dunia investasi saham perbankan, keuntungan besar sering kali datang dari penyaluran kredit yang masif. Namun, di balik setiap rupiah kredit yang disalurkan, ada risiko bahwa debitur tidak mampu membayar kembali. Risiko inilah yang ditangkap oleh rasio NPL (Non Performing Loan) atau yang akrab disebut kredit macet. Banyak investor pemula terlalu fokus pada laba bersih atau pertumbuhan kredit, tanpa menyadari bahwa kredit macet yang membengkak bisa menghapus seluruh keuntungan dalam hitungan kuartal. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu NPL, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, serta strategi cerdas membaca rasio ini sebelum memutuskan investasi. Apa Itu NPL? Non Performing Loan (NPL) adalah rasio yang mengukur proporsi kredit bermasalah terhadap total kredit yang disalurkan bank. Suatu kredit dikategorikan sebagai NPL jika debitur telah gagal membayar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  2. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  3. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  4. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  5. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  6. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  7. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  8. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  9. Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud
  10. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?

TradingView Chart - FAST