Update: Senin, 5 Oktober 2026

FAST

PT. Fast Food Indonesia Tbk.

Rp 416
+5.58%
Volume
78.702 lot
MA 5
405
MA 20
427
RSI
45.45
High
420
Low
394
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.29%
Support (10d)
378
Resistance (10d)
452
Volume Trend (10d)
-65.3%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-9.96 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.159 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FAST saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp378, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp452.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 452 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 497, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 378 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda

Dalam dunia investasi saham, istilah drawdown merujuk pada penurunan modal dari puncak tertinggi (peak) ke titik terendah (trough) sebelum posisi kembali pulih. Setiap trader pasti mengalaminya. Namun, yang membedakan antara trader yang bertahan dan yang hancur bukanlah besarnya drawdown, melainkan bagaimana ia mengelola aspek psikologis saat menghadapinya. Drawdown psikologis adalah kondisi mental yang muncul ketika portofolio Anda terus merosot. Ketakutan, panik, ragu, hingga kebencian pada diri sendiri mulai mengambil alih kendali. Jika tidak dikelola dengan baik, emosi ini justru akan memperparah kerugian finansial. Mengapa Drawdown Psikologis Lebih Berbahaya dari Drawdown Finansial? Penurunan 20 persen pada akun trading bisa dipulihkan dengan keuntungan 25 persen. Itu hitungan matematis yang sederhana. Namun, penurunan mental akibat melihat saldo menguap setiap hari seringkali meninggalkan luka psikologis yang lebih dalam. Trader...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  2. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  3. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  4. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  5. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  6. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  7. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  8. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  9. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  10. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?

TradingView Chart - FAST