Update: Senin, 6 Juli 2026

URBN

PT. Urban Jakarta Propertindo Tbk.

Rp 200
-6.54%
Volume
2.161 lot
MA 5
208
MA 20
199
RSI
50.00
High
214
Low
200
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.89%
Support (10d)
192
Resistance (10d)
224
Volume Trend (10d)
+53.4%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-2.91 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -18 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham URBN saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.89%. Area support terdekat berada di sekitar Rp192, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp224.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 224 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 246, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 192 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return

Anda mungkin sudah akrab dengan pendekatan investasi pasif melalui index fund atau ETF pasar luas. Strategi ini memang sederhana dan efektif — Anda mendapatkan return pasar (beta). Namun, bagaimana jika ada cara untuk secara sistematis mendapatkan return di atas pasar (alpha) tanpa harus menjadi trader aktif atau menebak-nebak saham? Di sinilah strategi tilt factor berperan. Berdasarkan riset puluhan tahun dari para akademisi keuangan seperti Eugene Fama dan Kenneth French, ada faktor-faktor tertentu yang secara historis memberikan return lebih tinggi daripada pasar secara keseluruhan dalam jangka panjang. Tiga faktor yang paling terkenal dan terbukti adalah Size, Value, dan Momentum. Apa Itu Strategi Tilt Factor? Tilt artinya memiringkan atau membebani. Dalam konteks ini, Anda tetap memiliki portofolio inti yang terdiversifikasi luas (misalnya ETF IHSG atau S&P 500),...

Artikel menarik lainnya:

  1. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  2. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  3. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  4. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  5. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  6. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  7. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  8. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  9. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  10. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti

TradingView Chart - URBN