Update: Kamis, 8 Oktober 2026

CPIN

PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk

Rp 2.930
0.00%
Volume
93.699 lot
MA 5
2.924
MA 20
3.028
RSI
22.50
High
3.010
Low
2.910
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.54%
Support (10d)
2.850
Resistance (10d)
3.050
Volume Trend (10d)
-53.3%
Score
50
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-4.25 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (22.5) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -16.174 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CPIN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.54%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.850, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.050.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 2.850, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus

Seorang investor menerima pengumuman dari emiten yang sahamnya ia pegang: "Rapat Umum Pemegang Saham menyetujui distribusi saham bonus dengan rasio 1:5." Artinya, untuk setiap 5 saham yang dimiliki, ia akan mendapat 1 saham bonus gratis. Tanpa mengeluarkan uang sepeser pun, jumlah lembar saham di portofolionya bertambah. Ia pun bersorak gembira. Namun setelah saham bonus didistribusikan, harga saham turun proporsional. Nilai total portofolionya tetap sama. Ia kecewa. "Lalu apa gunanya saham bonus?" pikirnya. Pertanyaan itu wajar. Saham bonus sering disalahpahami sebagai "hadiah cuma-cuma" padahal secara ekonomi tidak mengubah nilai kepemilikan. Namun saham bonus memiliki fungsi dan implikasi penting bagi investor, terutama dalam hal likuiditas, psikologi pasar, dan sinyal manajemen. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio distribusi saham bonus, bagaimana menghitungnya, implikasi terhadap harga saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  2. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  3. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  4. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  5. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif
  6. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  7. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  8. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  9. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  10. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren

TradingView Chart - CPIN