Update: Senin, 5 Oktober 2026

CPIN

PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk

Rp 2.910
0.00%
Volume
104.774 lot
MA 5
2.926
MA 20
3.082
RSI
28.57
High
2.930
Low
2.880
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.61%
Support (10d)
2.850
Resistance (10d)
3.190
Volume Trend (10d)
-48.5%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-3.64 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -53.830 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CPIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.850, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.190.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.708 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public

Setiap kali mendengar berita bahwa sebuah perusahaan akan go public, publik biasanya antusias. Ada perusahaan teknologi yang tiba-tiba menjadi sorotan, ada pula perusahaan rintisan yang pendirinya langsung menjadi miliarder dalam semalam. Di balik itu semua, ada istilah kunci yang mendasarinya: IPO. Apa sebenarnya IPO itu? Mengapa perusahaan rela membuka kepemilikan mereka ke publik? Apakah IPO selalu menguntungkan bagi investor? Artikel ini akan membahas tuntas tentang IPO, dari definisi, proses, keuntungan dan risiko, hingga tip bagi investor yang ingin berpartisipasi. Apa Itu IPO? IPO (Initial Public Offering) adalah proses pertama kali perusahaan menjual sahamnya kepada publik (masyarakat umum) melalui bursa efek. Sebelum IPO, perusahaan bersifat private (tertutup), artinya sahamnya hanya dimiliki oleh pendiri, keluarga, investor ventura, dan karyawan kunci. Setelah IPO, perusahaan menjadi public (terbuka) dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hammer (Bullish): Pola Satu Candlestick Andalan untuk Mendeteksi Pembalikan Harga
  2. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  3. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  4. Double Top: Sinyal Pembalikan Bearish yang Tak Boleh Diabaikan
  5. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  6. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  7. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  8. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  9. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  10. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover

TradingView Chart - CPIN