Update: Senin, 6 Juli 2026

CPIN

PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk

Rp 3.070
-0.32%
Volume
105.129 lot
MA 5
3.166
MA 20
3.221
RSI
34.82
High
3.100
Low
3.050
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.01%
Support (10d)
3.010
Resistance (10d)
3.400
Volume Trend (10d)
-32.4%
Score
15
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-26.38 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10.816 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CPIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.01%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.010, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.400.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.860 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang
  2. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  3. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  4. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  5. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  6. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  7. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  8. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  9. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  10. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna

TradingView Chart - CPIN