Update: Jumat, 22 Mei 2026

VOKS

PT. Voksel Electric Tbk.

Rp 212
-3.64%
Volume
2.159 lot
MA 5
215
MA 20
218
RSI
48.72
High
226
Low
204

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.15%
Support (10d)
204
Resistance (10d)
254
Volume Trend (10d)
+37.6%
Score
10
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-15.20 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -181 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham VOKS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.15%. Area support terdekat berada di sekitar Rp204, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp254.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 194 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi

Reksadana properti adalah salah satu instrumen investasi kolektif yang menarik bagi investor yang ingin ekspos ke sektor real estat tanpa harus membeli properti fisik secara langsung. Namun, berbeda dengan reksadana saham yang nilai asetnya mudah diketahui dari harga pasar saham, reksadana properti memiliki tantangan unik: aset dasarnya (properti) tidak diperdagangkan setiap hari di bursa. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah reksadana properti yang Anda beli sudah mahal atau masih murah? Jawabannya ada pada rasio P/NAV (Price to Net Asset Value). Apa Itu NAV dan P/NAV? NAV (Net Asset Value) adalah nilai bersih aset reksadana per unit penyertaan. Untuk reksadana properti, NAV dihitung berdasarkan nilai wajar properti yang dimiliki (biasanya hasil penilaian appraisal oleh kantor jasa penilai independen) dikurangi kewajiban, dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar....

Artikel menarik lainnya:

  1. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  2. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  3. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  4. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  5. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  6. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  7. Jual Saham Anda, Beli Ketenangan: Pentingnya Libur dari Pasar Saham
  8. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  9. Alternate AB=CD: Ketika AB Tidak Lagi Sama dengan CD
  10. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil

TradingView Chart - VOKS