Update: Jumat, 10 Juli 2026

MPXL

PT. MPX Logistics International Tbk.

Rp 148
-0.67%
Volume
943 lot
MA 5
150
MA 20
148
RSI
43.48
High
150
Low
147
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.56%
Support (10d)
140
Resistance (10d)
158
Volume Trend (10d)
+6.2%
Score
40
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-5.13 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -145 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MPXL saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.56%. Area support terdekat berada di sekitar Rp140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp158.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 140, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dalam dunia saham dan investasi, ada satu kebenaran yang sering dilupakan saat pasar sedang rally atau crash: tanpa disiplin, portofolio Anda akan kehilangan keseimbangan. Seiring waktu, saham yang naik gemilang bisa mendominasi porsi investasi Anda, sementara aset pelindung seperti obligasi atau emas menjadi kerdil. Akibatnya, profil risiko portofolio Anda bergeser jauh dari rencana awal. Di sinilah rebalancing berperan. Rebalancing adalah tindakan menjual sebagai aset yang porsinya terlalu besar dan membeli aset yang porsinya terlalu kecil, untuk mengembalikan portofolio ke target alokasi semula. Pertanyaan klasiknya: Seberapa sering? Bulanan atau tahunan? Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan rebalancing bulanan versus tahunan, dilengkapi data historis, psikologi investor, serta rekomendasi praktis untuk investor saham di Indonesia. Mengapa Rebalancing Itu Penting? Sebelum membandingkan frekuensi, pahami dulu manfaat rebalancing: Mengendalikan risiko...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chande Trend Meter: Mengukur Kekuatan Tren dengan Skor Tunggal
  2. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  3. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  4. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  5. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  6. Standar Emas Investasi: Memahami Model Portofolio 60/40 (Saham vs Pendapatan Tetap)
  7. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  8. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  9. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  10. Jebakan Saham Gorengan Psikologis: Ketika Keserakahan Memasuki Perangkap yang Dirancang Rapi

TradingView Chart - MPXL