Update: Jumat, 22 Mei 2026

MPXL

PT. MPX Logistics International Tbk.

Rp 150
-4.46%
Volume
5.450 lot
MA 5
157
MA 20
170
RSI
41.18
High
157
Low
149

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.08%
Support (10d)
140
Resistance (10d)
212
Volume Trend (10d)
+408.0%
Score
35
Win Rate (30d)
63.33 %
P/L (30d)
-1.32 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.467 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MPXL saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp212.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 133 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan

Dalam analisis investasi saham, beta adalah salah satu metrik paling populer untuk mengukur risiko. Namun, beta yang Anda lihat di layar aplikasi trading adalah beta yang sudah tercampur dengan efek utang perusahaan (levered beta). Masalahnya, ketika struktur modal perusahaan berubah, beta tersebut tidak lagi akurat. Di sinilah Hamada Equation berperan. Dikembangkan oleh Robert Hamada pada tahun 1972, persamaan ini memungkinkan investor untuk mengoreksi beta dengan memperhitungkan efek leverage keuangan. Dengan Hamada Equation, Anda bisa menghitung bagaimana perubahan utang akan mempengaruhi risiko saham. Artikel ini akan membedah Hamada Equation secara praktis, cara menggunakannya, serta bagaimana Anda sebagai investor bisa memanfaatkannya untuk keputusan investasi yang lebih tepat. Apa Itu Hamada Equation? Hamada Equation adalah persamaan yang menghubungkan unlevered beta (beta tanpa utang) dengan levered beta (beta dengan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  2. The Spring Pattern: Harga Turun Sebentar Lalu Naik Tajam sebagai Konfirmasi Support
  3. P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi
  4. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  5. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  6. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  7. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  8. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  9. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  10. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan

TradingView Chart - MPXL