Update: Jumat, 5 Juni 2026

WOOD

PT. Integra Indocabinet Tbk.

Rp 214
-10.83%
Volume
25.009 lot
MA 5
249
MA 20
278
RSI
9.62
High
242
Low
208
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.03%
Support (10d)
208
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
+95.9%
Score
45
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-31.85 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (9.6) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -967 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WOOD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 9.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp208, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 208, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss

Dalam dunia trading saham, banyak sekali indikator teknikal yang digunakan untuk mengenali pola, tren, atau sinyal beli dan jual. Mulai dari Moving Average, RSI, MACD, hingga Bollinger Bands. Namun, ada satu indikator yang kerap dianggap unik karena fungsinya tidak untuk mencari pola. Indikator itu adalah ATR (Average True Range). ATR tidak pernah memberi tahu Anda apakah harga saham akan naik, turun, atau sideways. ATR tidak menghasilkan garis support-resistance dinamis, dan tidak memberikan sinyal overbought atau oversold. Lalu, untuk apa ATR digunakan? Jawabannya sederhana: ATR dirancang khusus untuk mengelola volatilitas dan menentukan stop loss yang adaptif. Apa Itu ATR (Average True Range)? Dikembangkan oleh Welles Wilder (tokoh di balik RSI dan Parabolic SAR), ATR mengukur seberapa besar pergerakan harga suatu saham dalam periode tertentu. Wilder...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  2. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  3. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  4. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  5. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  6. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih
  7. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  8. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  9. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  10. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat

TradingView Chart - WOOD