Update: Jumat, 2 Oktober 2026

ASPR

PT. Asia Pramulia Tbk.

Rp 141
-2.76%
Volume
83.455 lot
MA 5
139
MA 20
141
RSI
51.28
High
146
Low
140
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.94%
Support (10d)
121
Resistance (10d)
153
Volume Trend (10d)
+70.5%
Score
65
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-10.76 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.830 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASPR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp121, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp153.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 144 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 155 - 162 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 131 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Deep Crab: Kepiting Dalam yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Langka

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari berbagai pola harmonic seperti Gartley, Bat, Butterfly, dan Crab, kini saatnya mengenal pola yang paling langka dan paling ekstrem di antara semuanya: pola Deep Crab. Deep Crab adalah variasi lanjutan dari pola Crab yang ditemukan oleh Scott Carney. Pola ini disebut "Deep" (dalam) karena titik D berada pada level Fibonacci yang lebih dalam dan lebih ekstrem dibandingkan Crab biasa – yaitu di level 224% dari XA (atau kadang 200% dan 261.8%). Jika Crab biasa sudah dianggap ekstrem dengan titik D di 161.8% dari XA, maka Deep Crab benar-benar berada di level yang sangat dalam. Pola ini sangat jarang muncul, tetapi ketika muncul, ia sering kali menghasilkan pembalikan harga yang spektakuler. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pivot Point – Lima Metode Menghitung Level Support dan Resistance Harian
  2. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  3. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  4. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  5. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  6. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  7. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  8. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  9. Fractals Bill Williams: Pola 5 Bar High/Low untuk Identifikasi Support dan Resistance
  10. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break

TradingView Chart - ASPR