Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ABDA

PT. Asuransi Bina Dana Arta Tbk.

Rp 3.810
0.00%
Volume
10 lot
MA 5
3.814
MA 20
3.640
RSI
93.33
High
3.810
Low
3.810
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.62%
Support (10d)
3.540
Resistance (10d)
4.100
Volume Trend (10d)
+35.8%
Score
30
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
11.08 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (93.3) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ABDA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 93.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.540, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.100.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.363 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator

Dalam analisis teknikal, salah satu tantangan terbesar adalah memilih indikator yang tepat. Trader sering menggunakan RSI untuk momentum jangka pendek, MACD untuk jangka menengah, dan indikator lain untuk jangka panjang. Bagaimana jika ada satu indikator yang menggabungkan semuanya? Itulah KST Indicator (Know Sure Thing) . Dikembangkan oleh analis teknikal Martin Pring, KST adalah indikator momentum yang menggabungkan empat rate of change (ROC) dengan periode yang berbeda — dari jangka pendek hingga jangka panjang — menjadi satu sinyal yang terintegrasi. Namanya sendiri "Know Sure Thing" mencerminkan keyakinan bahwa indikator ini memberikan sinyal yang lebih andal karena mempertimbangkan berbagai horizon waktu. Bagi trader yang ingin menyederhanakan analisis tanpa kehilangan kedalaman informasi, KST adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik KST Indicator KST adalah indikator osilator yang menghitung...

Artikel menarik lainnya:

  1. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  2. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  3. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  4. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  5. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  6. Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas
  7. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  8. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  9. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  10. Rasio Biaya Sewa terhadap EBITDA: Mengungkap Beban Tersembunyi yang Sering Diabaikan Investor

TradingView Chart - ABDA