Update: Senin, 5 Oktober 2026

ASMI

PT. Asuransi Maximus Graha Persada Tbk.

Rp 25
+19.05%
Volume
1.312.377 lot
MA 5
20
MA 20
17
RSI
85.71
High
25
Low
20
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.96%
Support (10d)
16
Resistance (10d)
25
Volume Trend (10d)
+417.3%
Score
80
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
56.25 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (85.7) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.959 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASMI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 85.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.96%. Area support terdekat berada di sekitar Rp16, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp25.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 25 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 29 - 31 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 24 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar pola pembalikan terbentuk secara tajam dan drastis. Namun, ada satu pola yang sangat berbeda: ia terbentuk secara perlahan, bertahap, dan sering kali tidak disadari oleh banyak trader. Pola itu adalah Rounding Top, yang juga dikenal sebagai Dome atau Inverse Saucer. Rounding Top adalah pola yang menggambarkan perubahan psikologi pasar secara gradual, dari euphoria menjadi apatis, lalu menjadi pesimisme. Tidak seperti Double Top atau Head and Shoulders yang terbentuk dengan gerakan harga yang jelas naik-turun, Rounding Top membentuk kurva yang melengkung halus seperti kubah atau setengah lingkaran. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Rounding Top, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Rounding Top? Rounding Top adalah pola pembalikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  2. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  3. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  4. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  5. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  6. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  7. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  8. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  9. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  10. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas

TradingView Chart - ASMI