Update: Senin, 6 Juli 2026

ACRO

PT. Samcro Hyosung Adilestari Tbk.

Rp 62
+10.71%
Volume
856.149 lot
MA 5
59
MA 20
61
RSI
46.15
High
69
Low
55
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.45%
Support (10d)
55
Resistance (10d)
69
Volume Trend (10d)
+191.4%
Score
45
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-6.06 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (46.2)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -15.484 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ACRO saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.45%. Area support terdekat berada di sekitar Rp55, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp69.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 55, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Saham vs Judi: Perbedaan Fatal yang Wajib Anda Pahami

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa main saham sama saja dengan berjudi. "Sama-sama tebak-tebakan," kata mereka. "Sama-sama bisa bikin kaya mendadak atau bangkrut dalam semalam." Anggapan ini tidak hanya keliru, tetapi juga berbahaya. Karena dengan menyamakan saham dan judi, seseorang bisa kehilangan motivasi untuk belajar, atau sebaliknya, terjebak dalam perilaku spekulatif yang benar-benar mirip judi tanpa menyadarinya. Memahami perbedaan fatal antara saham dan judi adalah langkah awal menjadi investor yang cerdas. Bukan hanya agar Anda tidak salah paham, tetapi agar Anda tidak memperlakukan saham seperti judi. Kesamaan yang Menipu Sebelum membahas perbedaan, mari kita akui dulu mengapa banyak orang menganggap saham dan judi itu sama. Keduanya melibatkan uang. Ini fakta paling jelas. Baik di saham maupun di meja judi, Anda mempertaruhkan sejumlah uang dengan harapan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  2. Analisis Kapitalisasi Pasar vs Total Aset: Mengungkap Diskon atau Premium yang Tidak Terlihat
  3. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  4. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  5. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  6. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  7. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  8. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  9. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  10. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu

TradingView Chart - ACRO