Update: Jumat, 22 Mei 2026

ACRO

PT. Samcro Hyosung Adilestari Tbk.

Rp 62
+3.33%
Volume
14.437 lot
MA 5
65
MA 20
72
RSI
17.39
High
62
Low
57

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.79%
Support (10d)
57
Resistance (10d)
78
Volume Trend (10d)
-15.6%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-18.42 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.4) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8.116 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ACRO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp57, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp78.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 54 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru

Dalam dunia analisa teknikal saham, keluarga pola candlestick Jepang memiliki nama-nama yang unik dan penuh makna. Salah satunya adalah Harami, yang dalam bahasa Jepang berarti "hamil" atau "mengandung". Mengapa dinamakan demikian? Karena pola ini menggambarkan sebuah candlestick kecil yang "tersembunyi" di dalam tubuh candlestick besar sebelumnya, seperti seorang ibu yang mengandung bayi di dalam perutnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Harami Bullish—pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan harga dari turun menjadi naik, namun dengan cara yang lebih lembut dibandingkan Bullish Engulfing. Apa Itu Pola Harami Bullish? Harami Bullish adalah pola dua candlestick yang menandakan potensi pembalikan arah dari bearish (turun) menjadi bullish (naik), tetapi dengan karakteristik yang berbeda dari Bullish Engulfing. Pola ini terjadi ketika: Candlestick pertama (Hari 1): Berwarna merah...

Artikel menarik lainnya:

  1. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  2. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  3. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  4. Weekly Review: Mengukur Kinerja Trading dengan Profit Factor, Win Rate, dan Average RRR
  5. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  6. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  7. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  8. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  9. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  10. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak

TradingView Chart - ACRO