Update: Senin, 5 Oktober 2026

NAIK

PT. Adiwarna Anugerah Abadi Tbk.

Rp 83
+2.47%
Volume
10.128 lot
MA 5
82
MA 20
89
RSI
27.27
High
83
Low
80
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.93%
Support (10d)
78
Resistance (10d)
101
Volume Trend (10d)
+250.6%
Score
75
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-15.31 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2.024 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NAIK saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp78, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp101.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 83 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 95 - 104 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 79 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara

Di antara berbagai metrik dalam valuasi saham tambang batubara, ada satu rasio yang paling mendasar namun paling sering diabaikan oleh investor ritel: Strip Ratio. Istilah ini mungkin terdengar teknis, tetapi sebenarnya sangat sederhana dan krusial. Strip ratio menentukan berapa banyak biaya yang harus dikeluarkan perusahaan hanya untuk mengakses batubara, sebelum satu ton pun berhasil dijual. Jika Anda ingin memahami mengapa dua perusahaan batubara dengan produksi sama bisa memiliki profitabilitas yang sangat berbeda, jawabannya hampir selalu dimulai dari strip ratio. Apa Itu Strip Ratio? Strip ratio (atau stripping ratio) adalah perbandingan antara volume material penutup (overburden) yang harus dikupas dengan volume batubara yang berhasil diambil dalam suatu tambang terbuka (open-pit mining). Strip Ratio=Volume Overburden (Bank Cubic Meter atau BCM)Volume Batubara (Ton)Strip Ratio=Volume Batubara (Ton)Volume Overburden (Bank Cubic Meter atau BCM)​ Atau sering juga dinyatakan dalam satuan BCM per ton batubara. Contoh sederhana: Jika strip...

Artikel menarik lainnya:

  1. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  2. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  3. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  4. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  5. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  6. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  7. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  8. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  9. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  10. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi

TradingView Chart - NAIK