Update: Kamis, 20 Agustus 2026

KUAS

PT. Ace Oldfields Tbk.

Rp 90
0.00%
Volume
98.394 lot
MA 5
91
MA 20
92
RSI
50.00
High
92
Low
89
Nilai
25/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.27%
Support (10d)
89
Resistance (10d)
98
Volume Trend (10d)
+28.3%
Score
25
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -748 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KUAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp89, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp98.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 25 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 85 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Unbilled Revenue: Jendela Menuju Pendapatan Masa Depan Konstruksi

Saham perusahaan konstruksi memiliki karakteristik yang unik. Pendapatan dan laba yang dilaporkan dalam satu kuartal seringkali tidak mencerminkan pekerjaan yang sedang berjalan, melainkan hasil dari proyek-proyek yang mungkin telah dimulai satu atau dua tahun sebelumnya. Akibatnya, investor yang hanya melihat laporan laba rugi bisa saja tertinggal atau justru terjebak dalam ilusi pertumbuhan sesaat. Di sinilah Unbilled Revenue (atau pendapatan yang belum ditagih) menjadi salah satu metrik paling krusial. Ia adalah jendela yang memperlihatkan pekerjaan yang sudah dilakukan tetapi belum diakui sebagai pendapatan — sekaligus menjadi indikator kuat tentang arus kas dan pendapatan masa depan perusahaan konstruksi. Apa Itu Unbilled Revenue? Unbilled Revenue adalah nilai pekerjaan konstruksi yang telah dilaksanakan oleh perusahaan (sesuai persentase penyelesaian proyek), tetapi belum dapat ditagihkan kepada pemberi kerja karena termin penagihan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  2. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  3. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  4. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  5. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  6. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  7. Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
  8. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  9. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  10. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?

TradingView Chart - KUAS