Update: Jumat, 22 Mei 2026

ADES

PT. Akasha Wira International Tbk.

Rp 20.650
+0.24%
Volume
207 lot
MA 5
20.945
MA 20
20.365
RSI
52.04
High
20.850
Low
20.450

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.22%
Support (10d)
20.000
Resistance (10d)
24.000
Volume Trend (10d)
-44.7%
Score
75
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
25.53 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 6 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADES saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp20.000, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp24.000.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 20.650 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 23.748 - 25.813 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 19.618 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem

Dalam dunia investasi saham, sebagian besar perhatian tertuju pada pergerakan pasar sehari-hari. Namun, para investor profesional tahu bahwa kerugian terbesar sering kali datang dari peristiwa-peristiwa langka namun ekstrem — yang disebut sebagai tail risk (risiko ekor). Dalam statistik, ini merujuk pada kejadian di ujung kurva distribusi (berada lebih dari 2-3 standar deviasi dari rata-rata). Salah satu instrumen paling efektif untuk melindungi portofolio dari tail risk adalah options (kontrak opsi). Artikel ini akan membahas konsep tail risk hedging dan bagaimana menggunakan options secara praktis. Memahami Tail Risk dalam Saham Distribusi return saham sebenarnya tidak mengikuti kurva normal (lonceng) sempurna. Kurva return saham memiliki ekor yang lebih gemuk (fat tails) daripada prediksi model statistik standar. Jenis Kejadian Frekuensi dalam Model Normal Frekuensi dalam Kehidupan Nyata Pergerakan 3+...

Artikel menarik lainnya:

  1. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  2. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  3. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  4. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  5. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  6. Ribuan Skenario Masa Depan: Analisis Monte Carlo untuk Proyeksi Laba dalam Investasi Saham
  7. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  8. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  9. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  10. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda

TradingView Chart - ADES