Update: Kamis, 8 Oktober 2026

RAAM

PT. Tripar Multivision Plus Tbk.

Rp 168
+5.00%
Volume
3.010 lot
MA 5
158
MA 20
168
RSI
45.83
High
168
Low
157
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
149
Resistance (10d)
177
Volume Trend (10d)
-63.1%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-10.16 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 333 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham RAAM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp149, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp177.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 177 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 195, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 149 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang

Jika sektor perkebunan sawit sudah tergolong volatil, maka sektor batu bara adalah salah satu yang paling ekstrem di bursa saham. Harga batu bara bisa naik 500% dalam dua tahun, lalu turun 70% dalam satu tahun. Laba perusahaan batu bara melonjak luar biasa ketika harga komoditas sedang tinggi, dan anjlok ke zona merah ketika harga jatuh. Bagi investor yang memahami dinamika ini, saham batu bara menawarkan peluang keuntungan besar dalam waktu relatif singkat. Namun bagi yang tidak memahami, saham ini bisa menjadi jebakan yang menghancurkan portofolio. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana melakukan valuasi saham batu bara dengan menggunakan harga komoditas sebagai variabel sentral, serta strategi untuk memanfaatkan siklusnya yang liar. Karakteristik Unik Saham Batu Bara Saham batu bara memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  2. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  3. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  4. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  5. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  6. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  7. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  8. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  9. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  10. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan

TradingView Chart - RAAM