Update: Jumat, 22 Mei 2026

ASLI

PT. Asri Karya Lestari Tbk.

Rp 242
+2.54%
Volume
33.446 lot
MA 5
267
MA 20
331
RSI
12.63
High
250
Low
212

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.65%
Support (10d)
212
Resistance (10d)
332
Volume Trend (10d)
-8.5%
Score
30
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-19.87 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (12.6) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2.412 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASLI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 12.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.65%. Area support terdekat berada di sekitar Rp212, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp332.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 201 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri

Dalam dinamika pasar modal, ada satu aksi korporasi yang kerap disambut antusias oleh para investor: buyback saham. Saham-saham perusahaan yang mengumumkan buyback sering kali langsung melonjak harga. Namun, tidak sedikit investor yang masih bertanya-tanya: apa sebenarnya buyback itu? Apakah selalu menguntungkan? Mengapa perusahaan mau mengeluarkan uang untuk membeli sahamnya sendiri? Artikel ini akan membahas tuntas tentang buyback saham, dari definisi, mekanisme, tujuan, hingga dampaknya bagi investor. Apa Itu Buyback Saham? Buyback saham (saham回购) adalah aksi korporasi di mana perusahaan membeli kembali saham-sahamnya yang telah beredar di publik, baik melalui bursa efek maupun mekanisme tender offer. Dengan kata lain, perusahaan bertindak seperti investor biasa yang membeli saham sendiri. Setelah saham dibeli kembali, perusahaan memiliki opsi untuk: Menahan saham tersebut sebagai saham treasury (treasury stock) yang bisa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  2. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  3. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  4. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  5. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  6. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor
  7. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  8. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  9. Cara Menghitung Profit/Loss Saham Secara Manual: Panduan Langkah demi Langkah
  10. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi

TradingView Chart - ASLI