Update: Jumat, 10 Juli 2026

ADMR

PT. Alamtri Minerals Indonesia Tbk.

Rp 1.450
+2.47%
Volume
173.777 lot
MA 5
1.417
MA 20
1.460
RSI
40.24
High
1.465
Low
1.415
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.28%
Support (10d)
1.330
Resistance (10d)
1.465
Volume Trend (10d)
-60.5%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-3.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13.229 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADMR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.330, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.465.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 1.264 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return

Selama beberapa dekade, investor percaya bahwa satu-satunya cara mendapatkan return lebih tinggi adalah dengan mengambil risiko lebih tinggi — terutama risiko pasar (beta). Namun, riset modern menunjukkan bahwa ada faktor-faktor tertentu yang secara historis memberikan kelebihan return (alpha) tanpa harus mengambil risiko pasar secara berlebihan. Inilah yang disebut factor investing atau smart beta. Alih-alih hanya membeli indeks pasar berdasarkan kapitalisasi (semakin besar perusahaan semakin besar bobotnya), Anda membeli indeks yang diboboti berdasarkan karakteristik tertentu seperti ukuran perusahaan (size), nilai (value), kualitas (quality), atau volatilitas rendah (low volatility). Artikel ini akan membahas empat faktor utama yang paling terbukti secara empiris dan dapat diterapkan oleh investor ritel. Apa Itu Factor Investing? Factor investing adalah strategi investasi yang menargetkan karakteristik (faktor) spesifik yang secara historis terbukti memberikan return...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  2. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  3. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  4. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  5. Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!
  6. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  7. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  8. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  9. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  10. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus

TradingView Chart - ADMR