Update: Jumat, 10 Juli 2026

OKAS

PT. Ancora Indonesia Resources Tbk.

Rp 100
0.00%
Volume
6.012 lot
MA 5
100
MA 20
101
RSI
53.33
High
101
Low
99
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.94%
Support (10d)
95
Resistance (10d)
107
Volume Trend (10d)
-70.3%
Score
50
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-5.66 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham OKAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.94%. Area support terdekat berada di sekitar Rp95, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp107.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 95, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

Setelah mempelajari PBV (Price to Book Value), ada satu rasio lain yang tidak kalah penting dan paling sering digunakan oleh investor saham di seluruh dunia, yaitu PER atau Price to Earnings Ratio. Jika PBV mengukur harga saham terhadap aset, maka PER mengukur harga saham terhadap kemampuan perusahaan menghasilkan laba. Mari kita bahas dengan cara yang paling sederhana. Apa Itu PER? Price to Earnings Ratio (PER) adalah rasio yang membandingkan harga saham sebuah perusahaan dengan laba bersih yang dihasilkan perusahaan tersebut per lembar saham. Sederhananya, PER menjawab pertanyaan: “Berapa tahun waktu yang dibutuhkan bagi perusahaan untuk mengembalikan investasi saya melalui laba yang dihasilkan, jika laba tersebut tidak berubah?” Price (Harga): Harga saham di pasar saat ini. Earnings (Laba): Laba bersih perusahaan per lembar saham (EPS/Earning per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  2. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  3. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  4. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  5. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  6. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  7. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  8. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  9. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  10. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

TradingView Chart - OKAS