Update: Jumat, 10 Juli 2026

ALDO

PT. Alkindo Naratama Tbk.

Rp 685
-3.52%
Volume
134 lot
MA 5
693
MA 20
700
RSI
41.67
High
710
Low
670
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
600
Resistance (10d)
715
Volume Trend (10d)
+22.1%
Score
10
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ALDO saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp600, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp715.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 570 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda

Di permukaan, day trader dan investor jangka panjang melakukan hal yang sama: membeli dan menjual saham. Tapi di balik layar, dua profesi ini beroperasi di dunia psikologis yang sangat berbeda. Day trader membuka dan menutup posisi dalam hitungan menit hingga jam. Investor jangka panjang menahan posisi dalam hitungan bulan hingga tahun. Perbedaan horizon waktu ini bukan sekadar preferensi teknis. Ia membentuk karakter psikologis yang sangat berbeda. Apa yang membuat seorang day trader sukses belum tentu membuat investor sukses. Sebaliknya, kebiasaan seorang investor yang baik bisa menjadi bencana bagi seorang day trader. Artikel ini akan mengupas perbedaan fundamental psikologi antara day trader dan investor jangka panjang. Bukan untuk mengatakan mana yang lebih baik, tetapi untuk membantu Anda menemukan mana yang lebih cocok dengan kepribadian Anda. Day...

Artikel menarik lainnya:

  1. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  2. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  3. Apa Itu PBV (Price to Book Value)? Panduan Mudah untuk Pemula
  4. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  5. Ketika Keajaiban Menjadi Bencana: Memahami Rasio Extraordinary Items terhadap Laba
  6. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  7. Efek Overconfidence: Bahaya Tersembunyi di Balik Profit Berturut-turut
  8. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  9. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  10. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio

TradingView Chart - ALDO