Update: Jumat, 11 September 2026

DMMX

PT. Digital Mediatama Maxima Tbk.

Rp 185
0.00%
Volume
9.476 lot
MA 5
188
MA 20
188
RSI
50.00
High
186
Low
180
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.03%
Support (10d)
180
Resistance (10d)
195
Volume Trend (10d)
-85.3%
Score
20
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
3.35 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -569 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham DMMX saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.03%. Area support terdekat berada di sekitar Rp180, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp195.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 171 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index

Dalam dunia investasi saham, ada satu kebenaran fundamental yang sering diabaikan: pasar tidak hanya digerakkan oleh data, tetapi juga oleh emosi. Ketika investor diliputi rasa takut (fear), mereka cenderung menjual aset secara massal. Ketika diliputi keserakahan (greed), mereka membeli dengan harga berapa pun tanpa perhitungan. Untuk menerjemahkan dua emosi ekstrem ini menjadi angka yang terukur, CNN Business menciptakan sebuah alat populer: Fear & Greed Index. Indeks ini bukan ramalan ajaib, melainkan komposit dari beberapa indikator pasar yang mencerminkan apakah saat ini investor sedang panik atau terlalu percaya diri. Konsep Dasar: Ekstrem Adalah Sinyal Prinsip utama Fear & Greed Index sangat sederhana dan berlawanan dengan intuisi banyak orang: Ketika Fear (Takut) Ekstrem → Bisa menjadi sinyal beli. Karena biasanya harga sudah jatuh terlalu dalam, melebihi nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  2. Tasuki Gap: Celah yang Menjembatani Kelanjutan Tren
  3. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  4. Rasio Enterprise Value terhadap Pendapatan (EV/Sales): Ukuran Terbaik untuk Saham yang Belum Untung
  5. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  6. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham
  7. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  8. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  9. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  10. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?

TradingView Chart - DMMX