Update: Senin, 5 Oktober 2026

ALKA

PT. Alakasa Industrindo Tbk

Rp 5.700
+24.73%
Volume
6.567 lot
MA 5
5.869
MA 20
6.409
RSI
28.54
High
5.700
Low
3.920
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.40%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
8.000
Volume Trend (10d)
-31.1%
Score
70
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
24.45 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.5) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ALKA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp8.000.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 5.814 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 6.270 - 6.555 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 5.301 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham

Dalam dunia analisis teknikal yang terus berkembang, sebagian trader tidak hanya mengandalkan indikator konvensional seperti RSI atau MACD, tetapi juga melihat faktor-faktor eksternal yang diyakini mempengaruhi perilaku pasar. Salah satu pendekatan yang paling kontroversial sekaligus menarik adalah Lunar Cycle Pattern atau pola siklus bulan. Pola ini berakar pada keyakinan bahwa fase bulan—khususnya new moon (bulan baru) dan full moon (bulan purnama)—dapat memengaruhi emosi dan perilaku investor, yang pada gilirannya tercermin dalam pergerakan harga saham. Gagasan ini termasuk dalam ranah analisis yang lebih luas yang mempelajari hubungan antara benda langit dan pasar keuangan. Karakteristik Lunar Cycle Pattern Siklus bulan memiliki durasi sekitar 29,53 hari dari satu new moon ke new moon berikutnya. Dalam setiap siklusnya, terdapat beberapa fase utama: new moon (bulan baru), first quarter...

Artikel menarik lainnya:

  1. Efek Endowment: Bahaya Cinta Buta pada Saham Milik Sendiri
  2. Broadening Formation (Megaphone): Corong yang Menandakan Ketidakpastian Ekstrem
  3. Rasio Land Bank vs Market Cap: Menemukan Developer yang Underrated
  4. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  5. Analisis Claim Ratio Asuransi Kesehatan: Barometer Profitabilitas yang Tidak Boleh Diabaikan
  6. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  7. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  8. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  9. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  10. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted

TradingView Chart - ALKA