Update: Selasa, 9 Juni 2026

LPCK

PT. Lippo Cikarang Tbk

Rp 492
+3.36%
Volume
2.513 lot
MA 5
491
MA 20
544
RSI
24.88
High
492
Low
470
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.09%
Support (10d)
460
Resistance (10d)
575
Volume Trend (10d)
-32.7%
Score
55
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-28.18 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (24.9) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -73 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LPCK saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.09%. Area support terdekat berada di sekitar Rp460, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp575.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 575 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 633, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 460 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham

Margin trading atau transaksi dengan dana pinjaman dari broker adalah pedang bermata dua. Di satu sisi, leverage dapat melipatgandakan keuntungan saat harga bergerak sesuai prediksi. Di sisi lain, kesalahan kecil bisa menghapus modal dalam sekejap. Pertanyaan paling kritis yang harus dijawab setiap trader margin adalah: Berapa rasio leverage yang aman? Artikel ini akan membahas bagaimana menentukan batas leverage yang rasional agar Anda tetap bisa bertahan di pasar saham dalam jangka panjang. Memahami Rasio Leverage Leverage adalah penggunaan dana pinjaman untuk meningkatkan ukuran posisi melebihi modal yang Anda miliki. Rasio leverage dinyatakan dalam bentuk perbandingan. Contoh: Modal sendiri Rp100 juta Pinjaman dari broker Rp100 juta Total dana yang bisa digunakan = Rp200 juta Rasio leverage = 2:1 (dibaca "dua banding satu") Artinya, untuk setiap 1 rupiah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Double Bottom: Sinyal Pembalikan Bullish yang Wajib Diketahui Trader
  2. Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda
  3. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  4. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  5. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  6. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  7. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  8. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  9. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  10. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?

TradingView Chart - LPCK