Update: Jumat, 22 Mei 2026

LPCK

PT. Lippo Cikarang Tbk

Rp 530
+0.95%
Volume
1.695 lot
MA 5
550
MA 20
606
RSI
11.54
High
535
Low
500

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.14%
Support (10d)
500
Resistance (10d)
640
Volume Trend (10d)
-21.0%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-17.19 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (11.5) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 323 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham LPCK saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 11.5, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp500, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp640.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 640 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 704, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 500 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

P/NAV: Kunci Menilai Reksadana Properti Sebelum Investasi

Reksadana properti adalah salah satu instrumen investasi kolektif yang menarik bagi investor yang ingin ekspos ke sektor real estat tanpa harus membeli properti fisik secara langsung. Namun, berbeda dengan reksadana saham yang nilai asetnya mudah diketahui dari harga pasar saham, reksadana properti memiliki tantangan unik: aset dasarnya (properti) tidak diperdagangkan setiap hari di bursa. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah reksadana properti yang Anda beli sudah mahal atau masih murah? Jawabannya ada pada rasio P/NAV (Price to Net Asset Value). Apa Itu NAV dan P/NAV? NAV (Net Asset Value) adalah nilai bersih aset reksadana per unit penyertaan. Untuk reksadana properti, NAV dihitung berdasarkan nilai wajar properti yang dimiliki (biasanya hasil penilaian appraisal oleh kantor jasa penilai independen) dikurangi kewajiban, dibagi dengan jumlah unit penyertaan yang beredar....

Artikel menarik lainnya:

  1. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  2. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui
  3. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  4. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  5. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  6. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  7. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  8. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  9. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  10. Mengenal Awesome Oscillator (AO): Twin Peaks, Saucer, dan Zero Line Crossing

TradingView Chart - LPCK