Update: Jumat, 10 Juli 2026

CUAN

PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

Rp 620
0.00%
Volume
1.341.208 lot
MA 5
618
MA 20
636
RSI
45.68
High
635
Low
615
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.81%
Support (10d)
525
Resistance (10d)
650
Volume Trend (10d)
-47.4%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
22.77 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 77.546 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CUAN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp525, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp650.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 650 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 715, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 525 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi

Di bursa saham, terdapat perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak lini bisnis yang sangat berbeda satu sama lain. Ada perusahaan yang awalnya bergerak di tekstil, lalu merambah properti, kemudian masuk ke infrastruktur, dan sekarang memiliki anak perusahaan di bidang digital. Inilah yang disebut perusahaan konglomerasi atau conglomerate. Masalahnya, bagaimana Anda menilai perusahaan yang bisnisnya sangat beragam? Apakah Anda menggunakan rasio PER (Price to Earnings) yang sama untuk semua divisi? Tentu tidak. Divisi properti memiliki karakteristik valuasi yang berbeda dengan divisi consumer goods, dan berbeda lagi dengan divisi infrastruktur. Di sinilah analisis SOTP (Sum of The Parts) atau Penjumlahan Nilai Setiap Bagian menjadi sangat penting. Metode ini memecah perusahaan konglomerasi menjadi bagian-bagian bisnisnya, menilai setiap bagian secara terpisah dengan metode valuasi yang paling sesuai, lalu menjumlahkannya untuk mendapatkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  2. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  3. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  4. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  5. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  6. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  9. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  10. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

TradingView Chart - CUAN