Update: Jumat, 22 Mei 2026

CUAN

PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

Rp 515
-3.74%
Volume
7.252.063 lot
MA 5
608
MA 20
1.060
RSI
13.15
High
520
Low
468

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.58%
Support (10d)
468
Resistance (10d)
1.290
Volume Trend (10d)
+38.7%
Score
45
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-58.13 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (13.2) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -838.713 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CUAN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 13.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.58%. Area support terdekat berada di sekitar Rp468, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.290.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 468, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Artikel menarik lainnya:

  1. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  2. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  3. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  4. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  5. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  6. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  7. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  8. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  9. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  10. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham

TradingView Chart - CUAN