Update: Senin, 12 Oktober 2026

CUAN

PT. Petrindo Jaya Kreasi Tbk.

Rp 655
-14.94%
Volume
7.268.687 lot
MA 5
776
MA 20
874
RSI
10.67
High
780
Low
655
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.80%
Support (10d)
655
Resistance (10d)
910
Volume Trend (10d)
+38.9%
Score
45
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-27.62 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (10.7) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -45.871 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CUAN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 10.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp655, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp910.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 655, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter

Seorang investor pemula bergabung dengan sebuah grup Telegram saham. Admin grup—yang disebut-sebut sebagai "guru saham"—memberikan rekomendasi saham setiap hari. Ia mengaku memiliki "sistem rahasia" dengan akurasi 90%. Ia memamerkan screenshoot profit besar, mobil mewah, dan gaya hidup kaya raya. Investor pemula itu terpesona. Ia langsung membeli setiap saham yang direkomendasikan, tanpa membaca laporan keuangan, tanpa melihat grafik, tanpa memahami risiko. Ia merasa aman karena "guru" nya yang akan memikirkan semuanya. Suatu hari, rekomendasi saham tersebut ternyata salah besar. Harga jatuh 30% dalam seminggu. Investor itu panik. Ia bertanya ke grup. Sang "guru" hanya bilang, "Market sedang tidak bersahabat. Sabar." Investor itu kehilangan sebagian besar modalnya. Ketika ia cek ulang screenshoot profit yang dulu dipamerkan, ia mulai curiga: apakah itu asli? Apakah itu hasil trading atau...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  2. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  3. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  4. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  5. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  6. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  7. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  8. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi
  9. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  10. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - CUAN