Update: Senin, 5 Oktober 2026

AMMN

PT. Amman Mineral Internasional Tbk.

Rp 4.210
-0.71%
Volume
680.010 lot
MA 5
4.362
MA 20
4.708
RSI
22.37
High
4.280
Low
4.060
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.23%
Support (10d)
4.060
Resistance (10d)
4.870
Volume Trend (10d)
-48.6%
Score
35
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-6.44 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.330 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMMN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.23%. Area support terdekat berada di sekitar Rp4.060, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.870.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 3.857 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari RSI sebagai indikator momentum, kini saatnya mengenal indikator momentum lain yang sangat populer dan sering digunakan bersama RSI, yaitu Stochastic Oscillator. Stochastic dikembangkan oleh George Lane pada akhir tahun 1950-an. Berbeda dengan RSI yang membandingkan kenaikan dan penurunan harga, Stochastic mengukur posisi harga penutupan (close) relatif terhadap rentang harga (high-low) dalam periode tertentu. Konsep dasarnya: dalam tren naik, harga cenderung menutup di dekat titik tertinggi; dalam tren turun, harga cenderung menutup di dekat titik terendah. Stochastic memiliki tiga varian utama – Fast Stochastic, Slow Stochastic, dan Full Stochastic – serta pola paling penting yaitu crossover %K dan %D. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Stochastic Oscillator, mulai dari cara perhitungan, perbedaan ketiga varian, interpretasi dasar (overbought/oversold), pola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  2. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  3. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  4. Analisis Depresiasi dan Amortisasi: Kunci Membaca Kualitas Laba dan Valuasi Saham
  5. Upside Gap Two Crows: Pola Gagak yang Membawa Kabar Buruk bagi Harga Saham Anda
  6. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  7. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  8. CAR (Capital Adequacy Ratio): Benteng Pertahanan Kesehatan Bank
  9. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  10. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari

TradingView Chart - AMMN