Update: Selasa, 18 Agustus 2026

YPAS

PT. Yanaprima Hastapersada Tbk

Rp 1.370
+14.17%
Volume
19.461 lot
MA 5
1.018
MA 20
709
RSI
92.06
High
1.500
Low
1.020
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.00%
Support (10d)
600
Resistance (10d)
1.500
Volume Trend (10d)
+346.4%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
128.33 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (92.1) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -28 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham YPAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 92.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp600, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.500.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.500 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.650, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 600 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dalam dunia saham dan investasi, ada satu kebenaran yang sering dilupakan saat pasar sedang rally atau crash: tanpa disiplin, portofolio Anda akan kehilangan keseimbangan. Seiring waktu, saham yang naik gemilang bisa mendominasi porsi investasi Anda, sementara aset pelindung seperti obligasi atau emas menjadi kerdil. Akibatnya, profil risiko portofolio Anda bergeser jauh dari rencana awal. Di sinilah rebalancing berperan. Rebalancing adalah tindakan menjual sebagai aset yang porsinya terlalu besar dan membeli aset yang porsinya terlalu kecil, untuk mengembalikan portofolio ke target alokasi semula. Pertanyaan klasiknya: Seberapa sering? Bulanan atau tahunan? Artikel ini akan mengupas tuntas perbandingan rebalancing bulanan versus tahunan, dilengkapi data historis, psikologi investor, serta rekomendasi praktis untuk investor saham di Indonesia. Mengapa Rebalancing Itu Penting? Sebelum membandingkan frekuensi, pahami dulu manfaat rebalancing: Mengendalikan risiko...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  2. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  3. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  4. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  5. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  6. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  7. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna
  8. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  9. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  10. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan

TradingView Chart - YPAS