Update: Jumat, 10 Juli 2026

YPAS

PT. Yanaprima Hastapersada Tbk

Rp 625
-4.58%
Volume
348 lot
MA 5
623
MA 20
632
RSI
41.07
High
655
Low
610
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.61%
Support (10d)
510
Resistance (10d)
670
Volume Trend (10d)
-80.1%
Score
55
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
-1.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (41.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 80 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham YPAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp510, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp670.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 670 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 737, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 510 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Receivable Turnover: Mengungkap Bahaya Piutang Macet di Balik Laporan Keuangan

Penjualan naik. Laba meningkat. Harga saham melonjak. Semua terlihat sempurna. Namun pernahkah Anda bertanya: Apakah uang dari penjualan itu benar-benar sudah masuk ke kas perusahaan? Inilah pertanyaan kunci yang sering diabaikan oleh investor pemula. Sebuah perusahaan bisa mencatat penjualan besar-besaran, tetapi jika sebagian besar penjualan tersebut masih berupa piutang yang tak kunjung dibayar, maka kesehatan keuangan perusahaan sebenarnya rapuh. Di sinilah rasio Receivable Turnover (Perputaran Piutang) memegang peran vital. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Receivable Turnover, bagaimana mengukurnya, dan yang terpenting: bagaimana mendeteksi dini bahaya piutang macet sebelum terlambat. Apa Itu Receivable Turnover? Receivable Turnover adalah rasio yang mengukur seberapa cepat perusahaan mampu menagih piutang dari pelanggannya dalam suatu periode. Rasio ini menunjukkan efisiensi manajemen dalam memberikan kredit dan menagih kembali dana...

Artikel menarik lainnya:

  1. Overthinking vs Underthinking: Dua Ekstrem yang Sama-sama Berbahaya dalam Investasi Saham
  2. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  3. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  4. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  5. Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?
  6. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  7. Analisis Claim Ratio Asuransi Kesehatan: Barometer Profitabilitas yang Tidak Boleh Diabaikan
  8. Three White Soldiers: Tiga Serdawan Putih Penanda Kekuatan Bullish
  9. Rasio EV per Kapasitas Produksi: Mengukur Nilai Pabrik di Balik Harga Saham
  10. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - YPAS