Update: Senin, 12 Oktober 2026

AUTO

PT. Astra Otoparts Tbk.

Rp 3.380
+0.30%
Volume
53.152 lot
MA 5
3.386
MA 20
3.360
RSI
51.52
High
3.440
Low
3.370
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.00%
Support (10d)
3.240
Resistance (10d)
3.510
Volume Trend (10d)
+19.7%
Score
65
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-0.29 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -7.364 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AUTO saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.00%. Area support terdekat berada di sekitar Rp3.240, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp3.510.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 3.448 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 3.718 - 3.887 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 3.143 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham

Dalam dunia investasi saham, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi trader dan investor bukan hanya menemukan saham yang tepat, tetapi juga menentukan berapa banyak modal yang harus dialokasikan ke setiap posisi. Kesalahan umum adalah mengalokasikan terlalu banyak (risiko bangkrut) atau terlalu sedikit (pertumbuhan suboptimal). Di sinilah Kelly Criterion hadir sebagai formula matematis yang dirancang untuk memaksimalkan pertumbuhan modal jangka panjang. Apa Itu Kelly Criterion? Dikembangkan oleh John L. Kelly Jr. pada tahun 1956, awalnya formula ini digunakan untuk menganalisis kebisingan sinyal telekomunikasi. Namun, para praktisi investasi dengan cepat mengadopsinya untuk manajemen uang. Inti dari Kelly Criterion adalah menjawab pertanyaan: Berapa persentase dari modal Anda yang sebaiknya dipertaruhkan pada sebuah peluang investasi? Rumus dasarnya adalah: f = (p * b - q) / b Di mana:...

Artikel menarik lainnya:

  1. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  2. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  3. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  4. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  5. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  6. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  7. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  8. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi
  9. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  10. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread

TradingView Chart - AUTO