Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ARCI

PT. Archi Indonesia Tbk.

Rp 1.370
+5.38%
Volume
1.097.901 lot
MA 5
1.283
MA 20
1.167
RSI
78.38
High
1.425
Low
1.350
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.74%
Support (10d)
1.155
Resistance (10d)
1.425
Volume Trend (10d)
+88.8%
Score
55
Win Rate (30d)
73.33 %
P/L (30d)
43.46 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (78.4) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -16.533 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ARCI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 78.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.74%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.155, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.425.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.425 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.568, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.155 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil

Anda pasti pernah mendengar cerita: seseorang membeli saham sehari sebelum dividen dibagikan, berpikir akan mendapat keuntungan instan. Namun setelah dividen dibagikan, ia justru kecewa karena harga sahamnya turun dan secara total ia tidak mendapat untung apa-apa. Atau sebaliknya, ada yang menjual saham tepat sebelum dividen, lalu bertanya-tanya mengapa ia tidak mendapatkan dividen yang sudah diumumkan. Semua kebingungan ini berakar pada pemahaman tentang dua tanggal krusial dalam siklus dividen: Cum Date dan Ex Date. Memahami kedua tanggal ini bukan hanya penting, tetapi wajib jika Anda tidak ingin kehilangan hak dividen atau terkena kerugian tak terduga. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu Cum Date dan Ex Date, bagaimana cara kerjanya, mengapa harga saham berubah pada Ex Date, serta strategi yang bijak bagi pemula dalam menyikapi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  2. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  3. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  4. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  5. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  6. Membaca Perubahan Sentimen Pasar dengan Sikap: Antara Mengikuti Arus dan Tetap Rasional
  7. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  8. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  9. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  10. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi

TradingView Chart - ARCI