Update: Selasa, 14 Juli 2026

WEGE

PT. Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk.

Rp 50
0.00%
Volume
953 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
50
Low
50
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.13%
Support (10d)
50
Resistance (10d)
51
Volume Trend (10d)
-38.0%
Score
15
Win Rate (30d)
3.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9.600 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WEGE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 100.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp50, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp51.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 48 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang

Ada sebuah strategi yang sangat populer di dunia judi, yang kemudian dibawa oleh sebagian trader ke pasar saham. Namanya strategi Martingale. Konsepnya terdengar sederhana dan bahkan menggoda: setiap kali Anda kalah, gandakan posisi Anda pada transaksi berikutnya. Dengan begitu, satu kemenangan saja akan menutup semua kerugian sebelumnya dan meninggalkan keuntungan sebesar posisi awal. Kedengarannya seperti mesin uang yang sempurna, bukan? Hanya ada satu masalah: strategi ini tidak bekerja di pasar saham. Dan bagi mereka yang memaksakannya, Martingale bukanlah strategi, melainkan bunuh diri finansial yang perlahan namun pasti. Memahami Logika Martingale Mari kita pahami dulu bagaimana Martingale bekerja dalam teori. Anda memulai dengan posisi sebesar 1 unit. Jika kalah, Anda menggandakan menjadi 2 unit pada transaksi berikutnya. Jika kalah lagi, Anda menggandakan menjadi 4 unit. Jika...

Artikel menarik lainnya:

  1. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  2. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  3. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  4. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  5. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  6. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  7. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  8. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  9. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  10. Window (Gap), Celah Harga yang Penuh Makna

TradingView Chart - WEGE