Update: Jumat, 22 Mei 2026

MAIN

PT. Malindo Feedmill Tbk.

Rp 835
+1.21%
Volume
25.680 lot
MA 5
834
MA 20
895
RSI
20.00
High
835
Low
790

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.29%
Support (10d)
790
Resistance (10d)
870
Volume Trend (10d)
-42.5%
Score
55
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
-13.92 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (20.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -928 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MAIN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp790, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp870.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 870 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 957, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 790 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

Dalam analisis teknikal saham, Elliott Wave Theory mengajarkan bahwa pergerakan harga bergerak dalam pola 5 gelombang impulsif (1,2,3,4,5) dan 3 gelombang korektif (A,B,C). Namun, terkadang salah satu dari gelombang impulsif tersebut – baik wave 1, wave 3, atau wave 5 – memiliki panjang yang jauh lebih besar dibandingkan dua gelombang impulsif lainnya. Fenomena ini disebut Extended Wave (Gelombang Memanjang). Extended wave adalah konsep penting dalam Elliott Wave karena mempengaruhi cara Anda menghitung gelombang, memproyeksikan target harga, dan menentukan titik entry dan exit. Memahami extended wave akan membantu Anda tidak salah mengidentifikasi struktur gelombang, terutama ketika satu gelombang terlihat "terlalu panjang" dibandingkan yang lain. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang extended wave, mulai dari jenis-jenisnya, karakteristik, aturan yang berlaku, cara mengidentifikasinya, hingga implikasinya dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  2. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  3. Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat
  4. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  5. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  6. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  7. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  8. The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren
  9. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  10. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri

TradingView Chart - MAIN