Update: Senin, 5 Oktober 2026

BNLI

PT. Bank Permata Tbk.

Rp 1.925
+1.85%
Volume
518 lot
MA 5
1.902
MA 20
2.045
RSI
27.71
High
2.000
Low
1.890
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.97%
Support (10d)
1.875
Resistance (10d)
2.150
Volume Trend (10d)
+14.1%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-10.47 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (27.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -35 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BNLI saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.875, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 2.150 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 2.365, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.875 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren

Dalam analisis teknikal saham, Elliott Wave Theory memiliki berbagai bentuk gelombang. Setelah mempelajari Impulse Wave (5 gelombang) dan Corrective Wave (3 gelombang), kini saatnya mengenal pola yang unik dan sering menjadi kunci pembalikan tren: Diagonal Triangle (Segitiga Diagonal). Diagonal Triangle adalah pola gelombang yang berbentuk seperti segitiga, tetapi memiliki struktur internal yang berbeda dari triangle biasa. Pola ini sangat penting dikenali karena sering menandai akhir dari sebuah tren (ending diagonal) atau awal dari tren baru (leading diagonal). Tidak seperti impulse wave biasa yang mengikuti aturan "wave 4 tidak boleh tumpang tindih dengan wave 1", diagonal triangle justru melanggar aturan ini. Inilah yang membuatnya istimewa dan mudah dikenali. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Diagonal Triangle (baik Ending maupun Leading), mulai dari karakteristik, struktur...

Artikel menarik lainnya:

  1. Detak Jantung Likuiditas Perusahaan: Memahami Rasio Perubahan Modal Kerja dalam Analisis Saham
  2. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  3. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih
  4. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  5. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  6. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  7. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  8. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  9. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  10. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun

TradingView Chart - BNLI