Update: Kamis, 20 Agustus 2026

TAMA

PT. Lancartama Sejati Tbk.

Rp 274
+4.58%
Volume
152.155 lot
MA 5
264
MA 20
243
RSI
72.00
High
290
Low
260
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
4.28%
Support (10d)
232
Resistance (10d)
290
Volume Trend (10d)
-29.0%
Score
70
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
82.67 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (72.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 19.074 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TAMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 72.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp232, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp290.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 279 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 301 - 315 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 255 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola reversal. Namun, dalam perjalanan sebuah tren, yang lebih sering terjadi bukanlah pembalikan, melainkan jeda atau koreksi singkat sebelum tren melanjutkan pergerakannya. The Kickback Pattern adalah pola yang menangkap momen ini: ketika harga bergerak cepat ke satu arah, lalu "berhenti" atau mundur sedikit (kickback), sebelum akhirnya melanjutkan tren dengan kekuatan penuh. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin masuk ke dalam tren yang sudah berjalan, memanfaatkan koreksi kecil sebagai "kesempatan kedua" untuk bergabung sebelum pergerakan berikutnya. Karakteristik The Kickback Pattern The Kickback Pattern adalah pola continuation yang terdiri dari dua fase utama: pergerakan impulsif (kick) diikuti oleh koreksi kecil (back) yang gagal membalikkan tren. Pola ini dapat terjadi dalam uptrend maupun downtrend. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  2. Earnings Yield: Membalik PER untuk Melihat Imbal Hasil Saham Anda
  3. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  4. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  5. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  6. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  7. Ladder Top: Pola Bearish Lima Candlestick yang Jarang Tapi Mematikan
  8. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  9. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  10. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan

TradingView Chart - TAMA