Update: Kamis, 20 Agustus 2026

WEHA

PT. WEHA Transportasi Indonesia Tbk.

Rp 108
+2.86%
Volume
36.447 lot
MA 5
108
MA 20
107
RSI
58.62
High
109
Low
105
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.41%
Support (10d)
104
Resistance (10d)
117
Volume Trend (10d)
+16.1%
Score
75
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
6.93 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (58.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.830 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WEHA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 58.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp104, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp117.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 108 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 124 - 135 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 103 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya

Dalam investasi saham sektor perbankan, banyak investor terlalu terpaku pada laba bersih atau harga buku (PBV) tanpa memahami seberapa efisien bank tersebut beroperasi. Padahal, efisiensi adalah jantung dari profitabilitas jangka panjang. Di sinilah Rasio BOPO memegang peranan yang sangat penting. Artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang rasio BOPO, mengapa ia menjadi indikator kunci bagi investor saham bank, serta bagaimana cara menafsirkannya dengan tepat. Apa Itu Rasio BOPO? BOPO adalah singkatan dari Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional. Rasio ini mengukur seberapa besar biaya yang dikeluarkan bank untuk menghasilkan setiap rupiah pendapatan operasional. Rumus dasarnya sangat sederhana: BOPO = (Total Biaya Operasional / Total Pendapatan Operasional) x 100% Komponen utama: Biaya operasional: mencakup biaya tenaga kerja (gaji karyawan, tunjangan, bonus), biaya umum (sewa, listrik, IT, pemasaran),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!
  2. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  3. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  4. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  5. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  6. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  7. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  8. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  9. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  10. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi

TradingView Chart - WEHA