Update: Senin, 6 Juli 2026

WEHA

PT. WEHA Transportasi Indonesia Tbk.

Rp 100
0.00%
Volume
30.070 lot
MA 5
98
MA 20
99
RSI
50.00
High
101
Low
98
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.83%
Support (10d)
93
Resistance (10d)
105
Volume Trend (10d)
-88.3%
Score
65
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-17.36 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 832 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WEHA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.83%. Area support terdekat berada di sekitar Rp93, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp105.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 102 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 110 - 115 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 93 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu

Dalam analisis teknikal, banyak trader terpaku pada pola satu candlestick seperti hammer, shooting star, atau doji. Namun, ada kalanya pasar membutuhkan waktu dua hari untuk menyelesaikan "kalimat" pembalikannya. Di sinilah Two-Day Reversal berperan. Pola ini mungkin tidak sedramatis key reversal day, tetapi justru seringkali lebih andal karena melibatkan konfirmasi dari hari kedua. Two-day reversal mengajarkan kita sebuah filosofi sederhana: jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya dari satu candle. Berikan pasar waktu sehari untuk membuktikan niatnya. Jika Anda adalah tipe trader yang sabar dan tidak ingin terjebak dalam sinyal palsu, two-day reversal adalah pola yang wajib Anda kuasai. Apa Itu Two-Day Reversal? Two-Day Reversal adalah pola pembalikan arah yang terbentuk dalam rentang dua hari perdagangan berurutan. Pola ini menandakan bahwa sentimen pasar telah berubah secara fundamental,...

Artikel menarik lainnya:

  1. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  2. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  3. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  4. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  5. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!
  6. TRIX: Triple Smoothed EMA untuk Menyaring Noise Pasar
  7. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  8. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  9. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  10. Memisahkan Gandum dari Sekam: Analisis Non-Recurring Items dalam Laporan Laba Rugi

TradingView Chart - WEHA