Update: Jumat, 5 Juni 2026

WEHA

PT. WEHA Transportasi Indonesia Tbk.

Rp 121
-14.79%
Volume
675.556 lot
MA 5
136
MA 20
128
RSI
47.46
High
126
Low
121
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
3.99%
Support (10d)
114
Resistance (10d)
182
Volume Trend (10d)
+46.3%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-8.33 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.784 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WEHA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.99%. Area support terdekat berada di sekitar Rp114, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp182.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 182 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 200, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 114 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital

Dalam dunia saham, perusahaan digital seperti fintech, dompet elektronik, ride-hailing, dan platform pembayaran sering kali menjadi pusat perhatian investor karena pertumbuhannya yang eksplosif. Namun, berbeda dengan perusahaan manufaktur yang menjual produk fisik, atau bank yang mencatat pendapatan bunga, perusahaan digital ini memiliki cara unik dalam mengukur skala bisnis mereka: Gross Transaction Value (GTV). Banyak investor pemula yang bingung membedakan GTV dengan pendapatan (revenue) atau GMV (Gross Merchandise Value). Akibatnya, mereka bisa salah menilai valuasi dan prospek sebuah perusahaan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu GTV, bagaimana membedakannya dengan metrik serupa, mengapa ia penting untuk analisis saham digital, serta cara menggunakannya sebagai alat investasi. Apa Itu Gross Transaction Value (GTV)? Gross Transaction Value (GTV) adalah total nilai seluruh transaksi yang diproses melalui platform dalam...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  2. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  3. Klinger Oscillator – Volume yang Berbicara dalam Dua Arah
  4. Pengertian IPO (Initial Public Offering): Saat Perusahaan Go Public
  5. Analisis Final: Fundamental vs Harga Pasar – Ketika Realitas Bertemu Persepsi
  6. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  7. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  8. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  9. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  10. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem

TradingView Chart - WEHA