Update: Kamis, 20 Agustus 2026

ASLC

PT. Autopedia Sukses Lestari Tbk.

Rp 63
+3.28%
Volume
167.553 lot
MA 5
62
MA 20
63
RSI
50.00
High
65
Low
61
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.63%
Support (10d)
60
Resistance (10d)
65
Volume Trend (10d)
-42.1%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
5.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 80 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASLC saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.63%. Area support terdekat berada di sekitar Rp60, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp65.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 63 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 72 - 79 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 60 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor

Setiap investor pasti pernah mengalaminya: saham yang dibeli justru terus turun. Di awal, Anda berpikir, "Ini hanya koreksi biasa." Lalu harga turun lebih dalam. Anda mulai cemas, tetapi tetap bertahan dengan harapan harga akan kembali naik. Ketika turun lebih parah, Anda sudah berada dalam posisi rugi besar—terlambat untuk keluar, terlalu sakit untuk menahan. Inilah yang disebut loser's game: menahan kerugian terlalu lama dengan harapan sia-sia. Padahal, ada satu disiplin sederhana yang bisa menyelamatkan modal Anda sejak awal, yaitu cutting loss (memotong kerugian). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cutting loss: definisi, mengapa sulit dilakukan, manfaatnya, cara menentukan titik potong rugi, serta bagaimana membangun disiplin yang konsisten. Apa Itu Cutting Loss? Cutting loss adalah tindakan menjual saham yang sedang mengalami kerugian (posisi rugi) secara disiplin...

Artikel menarik lainnya:

  1. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  2. Unique Three River: Pola Langka yang Menandai Titik Jenuh Penjualan
  3. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  4. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  5. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  6. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  7. Trailing Stop: Senjata Rahasia Mengunci Profit saat Harga Terus Naik
  8. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
  9. Psikologi Ketika Portofolio Naik 100%: Di Puncak Kemenangan, Bahaya Justru Mengintai
  10. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang

TradingView Chart - ASLC