Update: Kamis, 11 Juni 2026

ASLC

PT. Autopedia Sukses Lestari Tbk.

Rp 59
-1.67%
Volume
55.846 lot
MA 5
58
MA 20
66
RSI
31.25
High
60
Low
58
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.60%
Support (10d)
50
Resistance (10d)
71
Volume Trend (10d)
-28.0%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-26.25 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (31.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.580 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASLC saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 31.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp50, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp71.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 48 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?

Dividen adalah salah satu alasan utama banyak investor membeli saham. Ada kepuasan tersendiri ketika secara rutin menerima pembagian laba perusahaan tanpa harus menjual sahamnya. Namun ada pertanyaan kritis yang sering diabaikan oleh para pemburu dividen: Seberapa aman dividen yang saya terima? Apakah perusahaan benar-benar mampu mempertahankan atau bahkan menaikkan dividen di masa depan? Jawabannya terletak pada Rasio Dividend Coverage atau Rasio Cakupan Dividen. Metrik ini adalah alat paling sederhana namun paling kuat untuk mengukur keberlanjutan dividen sebuah perusahaan. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio ini dan bagaimana menggunakannya untuk menghindari jebakan saham dividen tinggi yang ternyata tidak berkelanjutan. Apa Itu Rasio Dividend Coverage? Rasio Dividend Coverage adalah metrik yang mengukur berapa kali perusahaan mampu membayar dividennya dari laba atau arus kas yang dihasilkan....

Artikel menarik lainnya:

  1. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  2. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  3. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  4. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  5. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  6. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  7. Gann Square of 144: Master Square untuk Analisis Harga dan Waktu
  8. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  9. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  10. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?

TradingView Chart - ASLC