Update: Jumat, 24 Juli 2026

TPMA

PT. Trans Power Marine Tbk.

Rp 448
-2.18%
Volume
24.805 lot
MA 5
452
MA 20
442
RSI
56.00
High
458
Low
442
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.72%
Support (10d)
440
Resistance (10d)
476
Volume Trend (10d)
-29.7%
Score
80
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
17.28 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (56.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 10 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TPMA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 56.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.72%. Area support terdekat berada di sekitar Rp440, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp476.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 448 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 515 - 560 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 426 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga

Dalam perjalanan sebuah tren saham yang kuat, seringkali harga tidak bergerak mulus naik atau turun setiap hari. Ada kalanya harga melompat dengan tiba-tiba meninggalkan celah kosong di chart. Jika gap pertama setelah konsolidasi adalah breakaway gap, maka gap-gap berikutnya di tengah perjalanan tren disebut Runaway Gap. Namun, runaway gap memiliki keunikan yang tidak dimiliki gap lainnya: ia bisa digunakan untuk mengukur seberapa jauh harga masih akan bergerak. Karena kemampuannya ini, runaway gap juga dikenal dengan nama Measuring Gap. Bagi trader yang memahami cara menggunakannya, runaway gap adalah kompas yang menunjukkan arah sekaligus target harga. Ia bukan hanya sinyal untuk bertahan di posisi, tetapi juga alat untuk merencanakan kapan harus mengambil profit. Apa Itu Runaway (Measuring) Gap? Runaway gap adalah celah harga yang terjadi di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  2. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart
  3. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  4. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  5. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  6. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  7. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  8. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  9. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  10. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika

TradingView Chart - TPMA