Update: Rabu, 9 September 2026

TPMA

PT. Trans Power Marine Tbk.

Rp 490
-0.41%
Volume
13.152 lot
MA 5
492
MA 20
469
RSI
76.67
High
496
Low
488
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.78%
Support (10d)
452
Resistance (10d)
498
Volume Trend (10d)
+79.5%
Score
50
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
10.86 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (76.7) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 77 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TPMA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 76.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.78%. Area support terdekat berada di sekitar Rp452, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp498.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 452, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands

Dalam analisis teknikal, Bollinger Bands adalah salah satu indikator volatilitas paling populer. Namun, selain fungsi standarnya (mengidentifikasi overbought/oversold), ada pola spesifik yang dinamai oleh komunitas trader: The Slingshot Pattern (atau sering disebut "Bollinger Bands Squeeze and Expansion" atau "The Squeeze Pattern"). Slingshot Pattern adalah pola di mana Bollinger Bands menyempit drastis (squeeze), menandakan periode volatilitas rendah, kemudian harga "melompat" keluar dari bands dengan kekuatan besar—seperti batu yang diumpankan ke ketapel (slingshot) lalu dilepaskan. Pola ini sangat populer karena memberikan sinyal breakout yang jelas dan seringkali sangat akurat. Karakteristik The Slingshot Pattern Slingshot Pattern terdiri dari tiga fase utama: kompresi (squeeze), ekspansi (expansion), dan follow-through. Pola ini memanfaatkan sifat Bollinger Bands yang menyempit saat volatilitas rendah dan melebar saat volatilitas tinggi. Ciri-ciri spesifiknya adalah sebagai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  2. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  3. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  4. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  5. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  6. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  7. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  8. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  9. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  10. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

TradingView Chart - TPMA