Update: Kamis, 8 Oktober 2026

TPMA

PT. Trans Power Marine Tbk.

Rp 446
+0.90%
Volume
16.522 lot
MA 5
447
MA 20
462
RSI
25.81
High
452
Low
440
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.95%
Support (10d)
440
Resistance (10d)
468
Volume Trend (10d)
-12.5%
Score
35
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-3.88 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.8) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -51 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TPMA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.95%. Area support terdekat berada di sekitar Rp440, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp468.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 418 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan

Dalam analisis teknikal, volume adalah cerminan dari antusiasme dan partisipasi pelaku pasar. Ketika tren sedang berlangsung kuat, volume cenderung tinggi atau setidaknya konsisten. Namun, ada kondisi di mana volume mulai mengecil secara bertahap di akhir sebuah tren—baik tren naik maupun tren turun. Kondisi ini dikenal sebagai Ending Volume atau Volume Contraction. Ending volume adalah sinyal bahwa tren sedang kehilangan "bahan bakar". Semakin sedikit partisipasi, semakin lemah momentum. Ketika volume terus menurun sementara harga masih bergerak dalam satu arah, itu adalah peringatan bahwa tren tidak lagi didukung oleh keyakinan yang kuat—dan koreksi atau pembalikan mungkin sudah dekat. Karakteristik Ending Volume Ending volume adalah pola di mana volume perdagangan menurun secara bertahap dalam beberapa periode terakhir dari sebuah tren, sementara harga masih bergerak dalam arah yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Runaway (Measuring) Gap: Lompatan di Tengah Tren yang Bisa Mengukur Target Harga
  2. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor
  3. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  4. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  5. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  6. Chevron Pattern: Pola V Terbalik Berulang yang Jarang Dibahas
  7. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  8. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  9. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  10. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa

TradingView Chart - TPMA