Update: Rabu, 10 Juni 2026

TPMA

PT. Trans Power Marine Tbk.

Rp 362
+0.56%
Volume
69.006 lot
MA 5
360
MA 20
469
RSI
16.40
High
366
Low
354
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.65%
Support (10d)
320
Resistance (10d)
510
Volume Trend (10d)
+9.6%
Score
80
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-38.64 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (16.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 8.975 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TPMA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.65%. Area support terdekat berada di sekitar Rp320, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp510.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 362 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 416 - 453 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 344 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis

Dalam dunia saham, ada satu metode valuasi yang sering digunakan oleh banker investasi dan para pemburu saham value, namun jarang dikenal oleh investor ritel: Analisis Precedent Transaction. Metode ini menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan sejenis diakuisisi oleh pihak lain, berapa harga yang bersedia dibayar oleh pembeli?" Berbeda dengan analisis comparables (trading comps) yang melihat harga saham di pasar publik, precedent transaction melihat harga aktual yang dibayarkan dalam transaksi nyata—lengkap dengan premi yang dibayarkan untuk mendapatkan kendali perusahaan. Artikel ini akan membahas metode ini, kapan menggunakannya, serta bagaimana investor ritel dapat memanfaatkannya untuk menemukan saham yang undervalued. 1. Apa Itu Analisis Precedent Transaction? Analisis Precedent Transaction adalah metode valuasi yang membandingkan perusahaan target dengan transaksi akuisisi masa lalu (precedent transactions) yang melibatkan perusahaan sejenis. Metode ini mengasumsikan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  2. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  3. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  4. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  5. Dark Cloud Cover: Pola Awan Gelap yang Menandakan Pembalikan Bearish
  6. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim
  7. Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama
  8. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  9. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  10. Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart

TradingView Chart - TPMA