Update: Kamis, 15 Oktober 2026

BMTR

PT. Global Mediacom Tbk.

Rp 73
-3.95%
Volume
410.229 lot
MA 5
74
MA 20
84
RSI
34.15
High
76
Low
71
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.38%
Support (10d)
70
Resistance (10d)
80
Volume Trend (10d)
-63.8%
Score
35
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-37.61 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (34.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 31.988 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BMTR saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.38%. Area support terdekat berada di sekitar Rp70, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp80.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 67 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?

Dalam dunia investasi saham, salah satu pertanyaan terbesar yang selalu muncul adalah: “Apakah sekarang waktu yang tepat untuk membeli, atau harga sudah terlalu tinggi?” Para investor fundamental biasanya menggunakan rasio Price to Earnings (PER) standar untuk menjawabnya. Namun, metrik ini memiliki kelemahan, terutama karena laba perusahaan bisa sangat fluktuatif akibat siklus ekonomi. Di sinilah Rasio Shiller PER, atau yang lebih dikenal dengan CAPE (Cyclically Adjusted Price-to-Earnings Ratio), berperan. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu CAPE, bagaimana cara kerjanya, serta kelebihan dan kekurangannya. Apa itu Rasio Shiller PER (CAPE)? Rasio Shiller PER dikembangkan oleh peraih Nobel Ekonomi, Robert Shiller. Berbeda dengan PER biasa yang hanya membandingkan harga saham dengan laba per saham (EPS) satu tahun terakhir, CAPE membandingkan harga saham dengan rata-rata laba inflasi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
  2. Naked Point of Control (POC): Ketika Area Tersibuk Menjadi Magnet Pasar
  3. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  4. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  5. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  6. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  7. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  8. Auto Rejection: Batasan ARA dan ARB yang Wajib Dipahami Trader
  9. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  10. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula

TradingView Chart - BMTR