Update: Senin, 6 Juli 2026

CBUT

PT. Citra Borneo Utama Tbk.

Rp 780
-2.50%
Volume
993 lot
MA 5
754
MA 20
641
RSI
72.12
High
825
Low
760
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
6.17%
Support (10d)
600
Resistance (10d)
825
Volume Trend (10d)
-71.4%
Score
40
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
11.43 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (72.1) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -40 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CBUT saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 72.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.17%. Area support terdekat berada di sekitar Rp600, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp825.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 600, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham

Anda mungkin pernah mendengar nama Benjamin Graham. Beliau adalah guru dari Warren Buffett dan dianggap sebagai bapak value investing. Salah satu strategi legendarisnya adalah membeli saham dengan harga di bawah Net Current Asset Value (NCAV). Strategi ini sangat sederhana di konsep, tapi sangat efektif di masa lalu. Bahkan Warren Buffett menyebutnya sebagai "strategi membeli uang Rp1 hanya dengan Rp50". Mari kita pahami apa itu NCAV dan bagaimana menerapkannya. Apa Itu Net Current Asset Value (NCAV)? Net Current Asset Value (NCAV) adalah nilai aset lancar bersih perusahaan setelah dikurangi semua utang (kewajiban). Sederhananya, NCAV menjawab pertanyaan: "Jika perusahaan dilikuidasi (dibubarkan) hari ini, berapa nilai aset lancar yang tersisa untuk pemegang saham setelah semua utang dibayar?" Rumus NCAV: NCAV = Aset Lancar - Total Utang (Kewajiban) Apa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  2. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  3. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  4. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  5. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  6. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  7. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  8. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  9. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  10. Concealing Baby Swan: Pola Empat Candlestick yang Jarang Diketahui

TradingView Chart - CBUT