Update: Jumat, 10 Juli 2026

SMKL

PT. Satyamitra Kemas Lestari Tbk.

Rp 132
+0.76%
Volume
550 lot
MA 5
132
MA 20
136
RSI
36.59
High
140
Low
130
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.81%
Support (10d)
123
Resistance (10d)
150
Volume Trend (10d)
-60.9%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-11.41 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (36.6)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 22 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMKL saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.81%. Area support terdekat berada di sekitar Rp123, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp150.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 150 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 165, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 123 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi

Seorang investor yang baru belajar analisis fundamental mencoba menerapkan ilmunya pada saham perusahaan teknologi. Ia menghitung Price to Tangible Book Value (P/TBV). Hasilnya: 8x, 12x, bahkan 25x. Ia terkejut. "Bukankah seharusnya saya membeli saham dengan P/TBV di bawah 1x? Semua saham teknologi ini tampak sangat mahal!" Apakah investor tersebut benar? Apakah semua saham teknologi overvalued karena P/TBV-nya tinggi? Jawabannya: Tidak. Perusahaan teknologi, terutama yang bergerak di software, SaaS (Software as a Service), platform digital, dan semikonduktor, memiliki karakteristik yang membuat rasio P/TBV tradisional hampir tidak relevan. Artikel ini akan membahas secara khusus tentang penggunaan rasio P/TBV untuk perusahaan teknologi, mengapa rasio ini cenderung tinggi, metrik alternatif yang lebih cocok, serta bagaimana menilai valuasi saham teknologi secara benar. Mengapa P/TBV Perusahaan Teknologi Sangat Tinggi? Untuk memahami...

Artikel menarik lainnya:

  1. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi
  2. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  3. Island Gap: Ketika Harga Terdampar Sendirian Sebelum Berbalik Arah
  4. Average Down dan Average Up: Kapan Strategi Ini Tepat Digunakan?
  5. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  6. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  7. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  8. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  9. Chaikin Volatility – Mengukur Kecepatan Perubahan Harga
  10. ARPU: Mata Uang Baru dalam Valuasi Saham Perusahaan Digital

TradingView Chart - SMKL