Update: Senin, 5 Oktober 2026

SIPD

PT. Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

Rp 770
-2.53%
Volume
203 lot
MA 5
776
MA 20
861
RSI
29.33
High
795
Low
755
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.87%
Support (10d)
680
Resistance (10d)
895
Volume Trend (10d)
-37.5%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-0.65 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SIPD saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp680, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp895.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 895 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 985, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 680 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik

Setelah mempelajari Hammer (bullish) dan Hanging Man (bearish), kini saatnya mengenal satu pola bearish klasik lainnya: Shooting Star. Jika Hanging Man adalah "orang gantung" dengan sumbu panjang ke bawah, maka Shooting Star adalah kebalikannya—sumbu panjang menjulang ke atas bagaikan bintang jatuh di langit malam. Dalam analisa teknikal saham, Shooting Star dianggap sebagai salah satu sinyal pembalikan bearish yang paling dapat diandalkan, terutama ketika muncul di puncak tren naik yang panjang. Namanya sendiri mengandung makna: bintang jatuh membawa harapan (bull) yang kemudian padam dan berubah menjadi kehancuran (bear). Apa Itu Shooting Star (Bearish)? Secara visual, Shooting Star terbentuk dalam satu periode candlestick (misalnya satu hari) dengan ciri-ciri sebagai berikut: Karakteristik Deskripsi Sumbu atas (upper shadow) Panjang, minimal 2 kali panjang tubuh Tubuh (real body) Kecil,...

Artikel menarik lainnya:

  1. KSEI dan Perannya dalam Penyimpanan Efek: Pilar Keamanan Investasi Pasar Modal
  2. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  3. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  4. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  5. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  6. Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif
  7. Memahami Pola Tiga Candlestick: Side-by-Side White Lines (Garis Putih Berdampingan)
  8. Herding Behavior: Bahaya Ikut-ikutan Tanpa Analisis di Pasar Saham
  9. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  10. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi

TradingView Chart - SIPD