Update: Senin, 5 Oktober 2026

AMAG

PT. Asuransi Multi Artha Guna Tbk.

Rp 386
-0.52%
Volume
428 lot
MA 5
385
MA 20
387
RSI
45.45
High
388
Low
380
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.26%
Support (10d)
380
Resistance (10d)
388
Volume Trend (10d)
-55.7%
Score
30
Win Rate (30d)
20 %
P/L (30d)
-0.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (45.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMAG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 45.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.26%. Area support terdekat berada di sekitar Rp380, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp388.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 361 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, salah satu momen paling menegangkan adalah ketika harga menembus level support atau resistance yang penting. Apakah ini awal dari tren baru, atau hanya jebakan (false breakout)? Joe Ross, trader legendaris yang juga mengembangkan The 1-2-3 Pattern, memiliki jawabannya: The 2B Pattern. Pola 2B adalah salah satu kontribusi paling berharga dari Joe Ross. Nama "2B" berasal dari "2nd Breakout" atau "Breakout Failure"—menggambarkan situasi di mana harga mencoba menembus level tertinggi atau terendah sebelumnya (breakout) tetapi gagal bertahan, kemudian berbalik arah dengan cepat. Bagi trader yang ingin menghindari jebakan breakout dan justru memanfaatkannya untuk entry di awal pembalikan, The 2B Pattern adalah alat yang sangat efektif. Karakteristik The 2B Pattern The 2B Pattern adalah pola reversal yang terjadi ketika harga sejenak menembus level...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal ADX: Mengukur Kekuatan Tren dengan Plus DI dan Minus DI
  2. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  3. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  4. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  5. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  6. Market Profile – Memahami Struktur Pasar dari Waktu dan Harga
  7. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  8. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  9. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  10. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank

TradingView Chart - AMAG