Update: Jumat, 5 Juni 2026

DEAL

PT. Dewata Freightinternational Tbk.

Rp 6
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
6
MA 20
6
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Meeting Lines: Ketika Bull dan Bear Bertemu di Titik yang Sama

Dalam analisis teknikal candlestick, sebagian besar pola dua candlestick mengandalkan "gap" atau "tubuh yang menelusuri" untuk menghasilkan sinyal. Namun, ada satu pola unik yang justru mengandalkan pertemuan di level penutupan yang sama—itulah Meeting Lines. Pola ini mungkin terlihat sederhana, tetapi menyimpan makna psikologis yang mendalam tentang keseimbangan kekuatan antara bull dan bear. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Meeting Lines, kedua versinya (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Meeting Lines? Meeting Lines (garis pertemuan) adalah pola dua candlestick di mana dua candle yang berlawanan arah (satu bearish, satu bullish) ditutup pada level harga yang sama atau hampir sama. Pola ini memiliki dua versi: Versi Tren Sebelumnya Candle 1 Candle 2 Sinyal Bullish Meeting Lines...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  2. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  3. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  4. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  5. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  6. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  7. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham
  8. Fear of Missing Out Saat IPO Meledak: Ketika Ketakutan Ketinggalan Kereta Menghancurkan Portofolio
  9. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  10. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

TradingView Chart - DEAL