Update: Jumat, 11 September 2026

PADA

PT. Personel Alih Daya Tbk.

Rp 204
-1.92%
Volume
268.179 lot
MA 5
215
MA 20
218
RSI
38.98
High
212
Low
197
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
6.14%
Support (10d)
197
Resistance (10d)
242
Volume Trend (10d)
-68.0%
Score
10
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
44.68 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (39.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -8.040 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PADA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.14%. Area support terdekat berada di sekitar Rp197, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp242.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 187 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud

Seorang investor menemukan dua perusahaan dengan kapitalisasi pasar yang sama persis: Rp10 triliun. Namun ketika ia mengamati neraca, ia terkejut. Perusahaan A memiliki aset bersih berwujud (net tangible assets) sebesar Rp8 triliun. Perusahaan B hanya memiliki Rp2 triliun. Artinya, premi yang dibayar pasar di atas aset berwujud untuk Perusahaan A adalah Rp2 triliun, sementara untuk Perusahaan B mencapai Rp8 triliun. Apakah Perusahaan B terlalu mahal? Atau justru Perusahaan A terlalu murah? Jawabannya bergantung pada apa yang membentuk selisih tersebut—biasanya aset tak berwujud (intangible assets) seperti merek, teknologi, basis pelanggan, atau keunggulan kompetitif lainnya. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio Equity Value to Net Tangible Assets, bagaimana menghitungnya, menginterpretasikannya, serta mengapa rasio ini menjadi salah satu ukuran terbaik untuk menilai "premium" yang bersedia dibayar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  2. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  3. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  4. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  5. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  6. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  7. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  8. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  9. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  10. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik

TradingView Chart - PADA