Update: Senin, 5 Oktober 2026

AYAM

PT. Janu Putra Sejahtera Tbk.

Rp 520
+2.97%
Volume
289.680 lot
MA 5
504
MA 20
499
RSI
65.63
High
520
Low
498
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.27%
Support (10d)
480
Resistance (10d)
520
Volume Trend (10d)
+5.2%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
8.79 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9.674 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AYAM saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp480, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp520.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 520 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 598 - 650 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 494 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham

Di tengah hiruk-pikuk analisis teknikal, rasio PER, dan PBV, ada satu metode valuasi yang tergolong "kuno" namun terbukti tangguh dalam kondisi pasar tertentu. Metode ini dikenal dengan nama Net-Net Stock atau pendekatan Price to NCAV (Net Current Asset Value). Bagi investor yang menyukai pendekatan deep value (nilai ekstrem), strategi ini seperti memburu barang diskon besar-besaran di pasar saham. Apa Itu NCAV? NCAV adalah singkatan dari Net Current Asset Value atau Nilai Aset Lancar Bersih. Konsep ini pertama kali dipopulerkan oleh legenda investasi Benjamin Graham, yang juga dikenal sebagai ayah dari value investing dan mentor Warren Buffett. Rumus sederhana NCAV adalah: NCAV = Aset Lancar – Total Kewajiban Dengan kata lain, NCAV menghitung berapa nilai yang tersisa jika perusahaan melikuidasi semua aset lancarnya (kas, piutang, persediaan)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Absorption – Volume Besar Tanpa Pergerakan Harga, Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  2. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  3. The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross
  4. Memahami Rasio LTV (Loan to Value) untuk Analisis Perusahaan Keuangan
  5. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  6. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam
  7. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  8. Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda
  9. Gartley: Formasi Harmonis yang Memadukan Geometri dan Fibonacci
  10. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda

TradingView Chart - AYAM